Jelang Rekayasa Trayek Baru, Angkum Rame-rame Uji Kir

0
213

CIANJUR, patas.id – Dinas Pehubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur mulai melakukan pemeriksaan dan uji kir untuk angkutan umum menjelang penerapan rekayasa lalu lintas dan trayek. Pasalnya, diperkirakan ada 30 persen angkum yang sudah habis kir-nya.

Terpantau puluhan angkum dari trayek 04B langsung mendatangi Kantor Dishub Kabupaten Cianjur pada Rabu (17 Januari 2018) pagi. Bahkan kedatangan mereka mengagetkan petugas Dishub, sebab diperkirakan para pengurus angkum mulai mengajak pengemudi untuk uji kir, Kamis (18 Januari 2018).

“Mereka yang mengajukan untuk segera uji kir. Padahal trayek angkutan tersebut dinilai sulit untuk diarahkan. Tetapi dalam momentum ini, malah mereka dengan sadar ingin di uji kir,” ucap Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Cianjur, Rahmat Hartono, kepada wartawan, Rabu (17 Januari 2018).

Dia mengatakan, uji kir tersebut bakal diikuti oleh angkum dari jurusan lainnya. Hal tersebut bakal terus dilaksanakan hingga semua angkum yang kir-nya habis, telah diuji kembali.

“Rencananya besok yang uji kir dari trayek 011 dan beberapa angkum 04 yang tidak bisa diuji kir hari ini. Setiap harinya kemungkinan lebih dari satu trayek yang datang untuk diuji,” kata dia.

Rahmat mengatakan, kesadaran uji kir lantaran menghadapi penerapan trayek yang baru, dianggap membantu Dishub untuk menyadarkan pemilik angkum agar sadar rutin uji kir. Pasalnya, tercatat ada 30 persen angkutan dari total 1.400 unit angkum yang belum uji kir.

“Masih cukup banyak yang belum diuji kir. Momentum ini jadi sarana Dishub menyadarkan pemilik angkutan agar tertib kir. Tapi diharapkan tidak hanya saat ada rekayasa trayek baru, tapi ke depannya juga rutin diperiksa,” kata dia.

Dishub, lanjut Rahmat, memberikan kebijakan khusus pada angkum di Cianjur, dimana pelaksanaan uji kir akan dipercepat dan dipermudah.

“Khusus untuk angkum, bisa diperiksa saat pagi dan bukunya diambil saat jam istirahat, jadi tidak menyita waktu mereka untuk bekerja. Sebab banyak yang berdalih tidak sempat uji kir akibat tidak ada waktu dan harus bekerja,” tuturnya.

Di sisi lain, Rahmat menuturkan, angkum yang mengikuti uji kir tersebut, sekaligus dipasangi stiker di trayek yang baru. “Meski penerapannya pada 27 Januari 2018, sekarang sudah mulai dipasang. Jadi yang uji kir langsung dipasang, supaya jadi informasi ke penumpang dan warga Cianjur,” tutur dia.

Selain itu, dalam waktu dekat, angkum tersebut bakal diubah catnya dengan disesuaikan trayek yang baru. Ditargetkan sebelum 26 Januari 2018, persiapan tersebut sudah rampung. “Pokoknya saat launching, semua sudah siap. Makanya dikebut mulai dari hari ini,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments