Pohon Tumbang Timpa Angkot, 11 Pelajar Luka-luka

0
260

CIANJUR, patas.id – Sebelas pelajar luka-luka dan sebuah angkutan umum rusak berat setelah tertimpa pohon tumbang di Jalan Perintis Kemerdekaan (depan SMKN 2 Cilaku), Desa Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, Selasa (9 Januari 2017) siang.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa pohon tumbang itu terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Pada saat itu, angkutan umum (angkum) bernopol F 1935 ZB yang dikemudikan Nano Kasman (29 tahun) melintas dengan membawa penumpang 11 pelajar, terdiri dari empat pelajar perempuan dan tujuh laki-laki.

Menurut Nano, sesaat sebelum kejadian, tidak ada tanda-tanda pohon akan tumbang. Namun tiba-tiba ketika dia melintas, angin besar mendorong pohon yang sudah tua tersebut hingga tumbang.

“Awalnya tidak ada angin, tapi sewaktu melintas di bawah pohon, anginnya jadi kencang sampai membuat pohon roboh,” ujar Nano saat ditemui di lokasi kejadian.

Dia mengatakan, kondisi jalan yang menanjak dengan penumpang yang penuh, membuat laju angkum tidak bisa dipaksanakan untuk menghindari pohon tersebut. Akibatnya, bagian pohon menimpa bagian atas angkum hingga rusak, dengan bagian kaca pecah.

Pecahan kaca, lanjut dia, mengenai para penumpang hingga melukai wajah dan tangan. Sementara dirinya terkena bagian atas angkum yang tertimpa pohon hingga sempat mengalami pusing.

“Saya terkena bagian atas mobil, teman saya kena bagian penyangga mobil, dan penumpang yang merupakan pelajar terkena luka akibat pecahan kaca. Tapi untuk pelajar itu hanya luka ringan, dan sudah dipulangkan,” katanya.

Selain menimpa angkum milik Nano, sebuah mobil pickcup juga kena. Namun pickup tersebut sempat menghindar, sehingga tidak rusak parah.

Di samping itu, pohon tumbang juga menimpa jaringan listrik di dekatnya. Akibatnya, tiang listrik patah dan membuat jaringan listrik ke sejumlah wilayah padam selama masa perbaikan.

Humas PT PLN (Persero) Cianjur, Deetje Mardijah, mengatakan, perlu waktu yang cukup lama untuk perbaikan jaringan listrik. Pasalnya dibutuhkan pergantian tiang listrik yang baru, hingga jaringan bisa normal kembali.

“Bisa beberapa jam baru selesai perbaikan. Kan tiangnya patah. Untuk beberapa waktu, aliran listrik ke sejumlah wilayah dipadamkan selama masa perbaikan. Tapi kami upayakan bisa segera selesai,” tuturnya. (isl)

Comments

comments