DPD Partai Golkar Cianjur Dorong DPP Keluarkan Rekomendasi untuk Dedi Mulyadi

0
181

CIANJUR, patas.id – DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur bakal mendorong rekomendasi terhadap Dedi Mulyadi untuk pencalonan Gubernur Jawa Barat 2018 mendatang. Bahkan kader di setiap daerah akan bersatu untuk mengawal prosesnya hingga rekomendasi itu keluar.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, mengatakan, langkah itu diambil untuk menindaklanjuti keputusan DPP Partai Golkar yang mencabut rekomendasi terhadap Ridwan Kamil. Dengan begitu, kata dia, rekomendasi menjadi nol kembali.

“Kami apresiasi DPP Partai Golkar yang telah merespons para kader di daerah. Selanjutnya kami akan berupaya mendorong rekomendasi untuk Calon Gubernur Jawa Barat dari Partai Golkar,” kata dia kepada wartawan saat dihubungi melalui telepon seluler, Senin (18 Desember 2017).

Menurutnya, para kader di daerah, terutama di Kabupaten Cianjur, tetap pada sosok Dedi Mulyadi yang merupakan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat. “Dukungan kami belum berubah, tetap pada figur Kang Dedi,” kata dia.

Dia menambahkan, banyak hal yang menjadi alasan dukungan tersebut diberikan kepada sosok Dedi Mulyadi. Di samping sudah kebiasaan partai yang mengutamakan pengusungan kader sendiri, Dedi Mulyadi juga dinilai memiliki kedekatan dan hubungan emosional dengan kader ataupun warga yang nonkader Partai Golkar.

“Seperti yang sering saya sebutkan, sifat dan kebiasaan Kang Dedi Mulyadi ini telah membentuk fanatisme dari warga, bahkan yang di luar kader. Apalagi dengan para kader itu sendiri,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut dia, DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur bersama kader dari daerah lain akan mendukung serta mengawal hingga rekomendasi keluar. “Meski dukungan sudah bulat, tetap ada mekanisme yang harus ditempuh, itu pastinya akan dijalani. Kami pun akan kawal terus,” tuturnya.

Seperti yang diketahui, Partai Golkar menarik rekomendasi pencalonan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil sebagai Calon Gubernur Jawa Barat di Pilkada Serentak 2018. Penarikan rekomendasi tertulis dalam surat yang diterbitkan DPP Partai Golkar, Minggu (17 Desember 2017).

Dalam surat yang ditandatangani Ketua Umum Airlangga Hartarto itu disebutkan, rekomendasi terhadap Kang Emil, sapaan Ridwan Kamil, dicabut karena tidak menjalankan isi surat Nomor: B-108/GOLKAR/XI/2017. Surat tersebut mewajibkan Emil segera menetapkan calon wakil gubernur di Pilkada 2018 dengan nama Daniel Mutaqien Syafiuddin.

Namun sampai dengan batas waktu yang ditetapkan yaitu tanggal 25 November 2017 (bahkan sampai dengan saat ini), Ridwan Kamil belum memutuskan calon Wakil Kepala Daerah Provinsi Jawa Barat sebagai mana surat Nomor: R-485/GOLKAR/X/2017.

Airlangga dalam surat tersebut berkata, mencabut surat DPP Partai Golkar dengan nomor R-485/GOLKAR/X/2017 tertanggal 24 Oktober 2017. Surat yang dicabut sebelumnya memuat rekomendasi/pengesahan pasangan cagub dan cawagub di Pilkada 2018 Jawa Barat atas nama Emil serta Daniel. (isl)

Comments

comments