Demi Kenyamanan, PT KAI Siapkan Petugas Jaga Bencana 24 Jam

0
203

CIANJUR, patas.id – PT KAI Daop 2 Bandung menempatkan petugas khusus untuk mengantisipasi terjadinya longsoran di sepanjang jalur kereta api di bawah Daop 2 Bandung. Hal itu dilakukan agar penumpang kerata api tetap merasa nyaman dan aman selama libur panjang, meskipun cuaca buruk terjadi saat ini.

Humas PT KAI Daop 2 Bandung, Joni Martinus, mengatakan, di Daop 2 Bandung, lintasan kereta apinya cukup ekstrem, sebab banyak perlintasan gunung, bukit, lembah, dan jurang. Berdasarkan hasil identifikasi, ada 47 titik rawan bencana yang tersebar di rute Daop 2 Bandung.

“Paling banyak itu lintasan arah barat dan timur, yakni Banjar dan Purwakarta paling banyak titik longsornya. Di sepanjang jalur Cianjur-Sukabumi pun ada beberapa titik rawan longsor,” katanya saat dihubungi melalui telepon seluler, Jumat (1 November 2017).

Khusus untuk Cianjur-Sukabumi, Joni mengatakan, ada dua titik longsor sepanjang Cibeber hingga Cilaku. “Ada yang rawan longsor, juga ada yang rawan banjir,” ungkapnya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi bencana tersebut, pihaknya menempatkan petugas jaga rawan di beberapa titik rawan bencana. Mereka secara bergantian berjaga dan memantau titik rawan. 

“Jadi memang kami siapkan petugas jaga, khusus di jalur rawan bencana. Mereka kerja nonstop, bersiaga 24 jam. Namun dibagi dalam tiga waktu untuk setiap pos,” ucap dia.

Di samping itu, lanjut dia, di jalur rawan juga disiapkan alat material untuk siaga (AMUS) yang ditempatkan di atas gerbong datar. Material yang disiapkan, berupa bantalan, batu pasir, plat sambung, dan lainnya. Dengan begitu, ketika terjadi kerusakan akibat longsor atau faktor lainnya, bisa segera langsung diperbaiki.

“Kami sudah siapkan segalanya, ketika terjadi longsor atau kerusakan jalur, segera diperbaiki. AMUS itu sudah ditempatkan di setiap jalur rawan,” katanya.

Dia menambahkan, persiapan itu dilakukan semata-mata untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada para penumpang kereta di bawah tanggung jawab Daop 2 Bandung.

Khusus di Cianjur, tutur dia, kenyamanan tersebut sangat perlu dilakukan. Apalagi  momentum libur panjang pekan ini, tingkat penggunaan kereta untuk transportasi sangat tinggi. Bahkan dari 7 gerbong yang ada dengan rata-rata per gerbong bisa menampung 100 penumpang, seluruhnya terisi.

“Musim libur panjang ini memang antusiasme warga naik kereta api sangat tinggi. Dalam tiga waktu pemberangkatan, semuanya rata-rata tiket semuanya habis. Makanya kami pastikan agar penumpang nyaman dan aman,” kata dia. (isl)

Comments

comments