Satu Malam, Tujuh Pengendara Sepeda Motor Terjatuh di Perlintasan Jalan Kereta Api Cipeuyeum

0
710

CIANJUR, patas.id – Nahas menimpa Ujang Boam (30 tahun). Warga Cipanas, Cianjur, yang hendak menuju Bandung dengan mengendarai sepeda motor ini terjatuh di perlintasan jalan kereta api Jalan Raya Bandung, tepatnya di Kampung Cipeuyeum Desa Cipeuyeum Kecamatan Haurwangi Kabupaten Cianjur sekitar pukul 22.00 WIB, Minggu (19 November 2017).

Ayah satu anak ini pun menderita luka-luka di kakinya. Menurut dia, kecelakaan terjadi lantaran kondisi perlintasan yang licin serta bergelombang. Apalagi di lokasi perlintasan pun minim lampu penerangan.

“Kondisi jalan licin karena genangan air sisa hujan. Ditambah kondisinya gelap karena tidak ada lampu penerangan. Saya tergelincir dan jatuh, untung kondisi jalan sedang sepi,” tutur Ujang kepada patas.id melalui pesan whatsapp, Senin (20 November 2017) dini hari.

Ujang menambahkan bahwa dalam satu malam itu sudah ada tujuh kejadian pengendara sepeda motor yang terjatuh di lokasi yang sama.

“Menurut warga setempat yang menolong, sejak magrib sudah ada tujuh orang yang jatuh di sini. Saya adalah korban ketujuh,” ujar dia.

Masih menurut Ujang, kondisi seperti itu sudah dilaporkan warga kepada aparat setempat. Bahkan laporannya sudah sampai tingkat desa, tapi hingga saat ini tidak ada tanggapan.

“Kalau kondisi seperti ini dibiarkan terus, akan semakin banyak jatuh korban. Mungkin bisa mengancam keselamatan jiwa,” kata Ujang.

Setelah mendapatkan pertololongan, meskipun dalam kondisi luka-luka, Ujang pun melanjutkan perjalanan. “Soalnya saya harus ada di Bandung malam ini juga karena ada pekerjaan yang tak bisa ditinggalkan,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments