Hingga Hari Keempat Operasi Zebra Sudah 1.678 Pengendara Kena Tilang

0
180

CIANJUR, patas.id – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Cianjur hingga hari keempat pelaksanaan Operasi Zebra Lodaya 2017 mengeluarkan sedikitnya 1.678 surat bukti pelanggaran (tilang, red) bagi pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.
Operasi lalu lintas yang digelar serempak di seluruh Indonesia itu digelar selama 14 hari, sejak tanggal 1 November hingga 14 November 2017 mendatang.

Kasat Lantas Polres Cianjur AKP Rendy Setia Permana melalui KBO Lantas Iptu Muhaimin, mengatakan, ada beberapa pelanggaran yang menjadi prioritas penindakan dalam operasi lalu lintas itu, seperti penggunaan lampu rotator bagi kendaraan sipil, berkendara atau parkir di trotoar, melawan arus, dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Selain pelanggaran tersebut, jelas Muhaimin, jajarannya juga memberi tindak tegas bagi para pengendara yang tak memilik Surat Izin Mengemudi (SIM), tak menggunakan pelindung kepala atau helm ber-SNI, Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK), sabuk pengaman, rambu dan marka jalan, muatan, serta kelengkapan keselamatan berkendara.

“Selama empat hari pelaksanaan operasi ini, jajaran kami telah memberikan sebanyak 1.678 surat tilang dan 830 surat teguran bagi pengendara yang terbukti melanggar aturan lalu lintas. Jumlahnya terus meningkat, dan kami akan berikan tindakan tegas,” jelas Muhaimin, kepada wartawan, Minggu (5 Oktober 2017).

Muhaimin menyebutkan, seluruh tindakan yang diberikan bagi para pelanggar lalu lintas sudah menggunakan sistem tilang elektronik (e-Tilang, red). Hal itu, ucap Muhaimin, untuk mempermudah warga dalam mengurus pelanggaran tilang tanpa perlu pergi ke pengadilan untuk mengikuti sidang, tapi cukup dengan pembayaran dilakukan di Bank BRI atau m-banking.

Muhaimin menambahkan, hingga hari keempat Operasi Zebra Lodaya 2017 jajarannya juga berhasil mengamankan 67 unit kendaraan bermotor (ranmor) yang tak dilengkapi dengan kelengkapan surat kendaraan.

“Sebanyak 67 unit ranmor yang kami amankan, sebagian besar tak dapat mempelihatkan kelengkapan surat kendaraan (STNK). Kami imbau masyarakat, terutama para pengedara agar melengkapi surat dan kelengkapan berkendara,” ucapnya. (wan)

Comments

comments