Jangan Tergiur Iming-iming Tukar Paspor dengan Uang

0
224

SUKABUMI, patas.id – Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi meminta mantan TKW, khususnya di Cianjur tidak tergoda imbalan uang dengan menyerahkan paspor kepada pihak lain. Pasalnya, pemindahtanganan dokumen keimigrasian tersebut dikhawatirkan digunakan untuk tujuan yang tidak baik.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Sukabumi, Hasrullah, mengatakan, imbauan itu disampaikan setelah banyaknya kasus pengumpulan paspor dari mantan TKW di Cianjur. Apalagi, paspor itu dihargai dengan uang sebesar RP 10 juta sampai Rp 25 juta.

“Saya baru mendapatkan informasi ini dari media massa dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Cianjur,” ujar dia kepada wartawan, Kamis (2 November 2017). 

Menurutnya, mereka yang telah memiliki paspor atau dokumen keimigrasian jangan pernah memindahtangankan dokumen kepada orang lain yang bukan haknya. Penyerahan dokumen itu, lanjut dia, dikhawatirkan dipakai untuk tujuan negatif seperti pengiriman TKW ilegal ke luar negeri.

Dia menambahkan, pihak imigrasi juga akan berkoordinasi dengan Disnakertrans Kabupaten Cianjur. Terutama untuk meneliti dengan cermat pemberian rekomendasi pengiriman TKW ke luar negeri. Jangan sampai calon TKW tersebut menggunakan paspor yang bukan miliknya.

“Tapi sebenarnya, jika dokumen tersebut digunakan oleh bukan yang miliknya bisa diketahui ketika berada di bandara. Di tempat tersebut, biasanya dilakukan pemeriksaan cukup ketat,” katanya.

Dari data yang ada, terang Hasrullah, jumlah warga Cianjur yang membuat paspor tidak terlalu banyak bila dibandingkan dengan warga di Kabupaten Sukabumi. Selain di Kantor Imigrasi Sukabumi, warga Cianjur juga bisa membuat paspor di Kantor Imigrasi lainnya dengan melengkapi sejumlah persyaratan.

Saat ini, ungkap Hasrullah, pihak imigrasi tengah berupaya meningkatkan layanan kepada masyarakat terutama yang menyangkut masalah keimigrasian. “Kami berharap kualitas pelayanan yang diberikan kepada masyarakat bisa terus meningkat. (isl)

Comments

comments