Elektabilitas Partai Turun, Tb Mulyana Siap Mundur

0
239

CIANJUR, patas.id – Usai rapat dengan para Ketua DPD Partai Golkar se-Jabar, Rabu (11 Oktober 2017) lalu, Dedi Mulyadi kembali membuat gebrakan. Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat mengimbau para Ketua DPD Kabupaten/Kota untuk terus menaikan elektabiltas partai. Bahkan dia mengultimatum bila elektabilitas partai merosot maka yang bersangkutan harus mengundurkan diri. 

Elektabilitas Partai Golkar di Jawa Batat saat ini mengungguli partai lainnya. Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Central For Strategic and International Studies (CSIS), pada tahun 2017 elektabilitas Partai Golkar Jabar 18,9%, naik signifikan dari tahun 2015 di kisaran 8,6% dan 13,7% pada 2016.

Merespon ultimatum tersebut, Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, menyatakan siap mundur bila elektabilitas partai di wilayahnya rendah.

“Saya respek ultimatum tersebut, sebab hal itu menjadi pemacu untuk lebih giat berkarya. Bila memang saya tak mampu menaikan elektabilitas partai, artinya tidak bermanfaat, buat apapula bertahan,” ujar Mulyana, Jumat (13 Oktober 2017).

Menurut Mulyana, ultimatum Dedi Mulyadi itu ditujukan kepada pengurus DPD Partai Golkar Jabar atau kabupaten/kota serta berlaku pula untuk pengurus kecamatan dan desa. Demikian pula untuk para bakal caleg yang sudah mendaftarkan diri melalui DPD masing-masing.

“Ultimatum ini berlaku juga buat para bakal caleg, bila tak mampu menaikan elektabilitas partai di dapil pilihannya, mereka akan dinyatakan gugur menjadi caleg,” tegasnya.

Mulyana yang ditemui saat meninjau pembangunan jembatan di Desa Sukamahi, Sukaresmi, perbatasan Cianjur-Bogor, sempat berbicara tentang bakal calegnya.

“Karakter bacaleg itu macam-macam, ada yang hanya sibuk dengan kelegislatifannya, sibuk dengan HP-nya (medsos, red) padahal di dapilnya sulit sinyal, ada juga yang secara terus-menerus berbaur dengan masyarakat. Di antara itu, yang terakhir itu akan berpengaruh positif terhadap elektabilitas partai,” tegas dia.

Namun, entah karena jemu sering ditanya wartawan tentang rekomendasi DPP Partai Golkar kepada Dedi Mulyadi atau sebab lain, ketika hal tersebut ditanyakan, sambil bercanda dia mengatakan “Urusan partai bukan hanya tentang rekomendasi, bos,” ujarnya. (daz)

Comments

comments