Polisi dan Perbakin Ramai-ramai Buru Monyet Liar

0
278

CIANJUR, patas.id – Teror monyet liar yang menyerang warga di Kampung Leles, Desa Sukamanah, Kecamatan Karantengah, Kabupaten Cianjur, memaksa aparat dari Polsek Karangtengah dan Persatuan Penembak Indonesia (Perbakin) Kabupaten Cianjur untuk bergerak cepat melakukan perburuan terhadap primata yang telah meresahkan warga itu.

Berbekal senjata laras panjang organik dan senapan angin sejumlah personel dari Polsek Karangtengah dan Perbakin Cianjur menyisir wilayah perkampungan yang dalam beberapa hari terakhir diteror dengan serangan monyet liar itu.

Kapolsek Karangtengah, Kompol Agus Jamaludin, megatakan, perburuan terhadap monyet liar yang telah memakan korban itu dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga yang ada di wilayah tersebut.

Sebab, jelas Agus, sejak terjadinya teror serangan monyet liar masyarakat menjadi resah, terutama para orangtua yang memiliki anak kecil dan balita.

“Kami dibantu tim dari Perbakin melakukan perburuan monyet liar yang sering melakukan penyerangan terhadap anak-anak,” jelas Agus, saat ditemui di sela-sela perburuan, Rabu (11 Oktober 2017).

Selain itu, Agus mengimbau, warga yang ada di sekitar perkampungan tersebut agar lebih waspada dan berhati-hati. Karena, sambung Agus, monyet liar itu kerap datang secara tiba-tiba dan langsung menyerang warga yang berhadapan dengan primata itu.

“Khususnya bagi yang memiliki anak kecil dan balita agart lebih waspada dan berhati-hati, jika keluar rumah jangan lupa untuk menutup rapat semua pintu atau jendela yang memungkinkan monyet liar itu masuk ke dalam rumah,” imbaunya.

Sebelumnya, seorang bayi berusia sembilan bulan, Putri Aisyah, harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sayang Cianjur, setelah menjadi korban keganasan monyet liar, Selasa (10 Oktober 2017).

Informasi yang dihimpun, kejadiaan naas yang menimpa bayi dari Ratna Wulan (35 tahun), warga Kampung Leles, Desa Sukamanah, Kecamatan Karangtengah itu, terjadi saat korban ditinggalkan ke toilet oleh ibunya sepulang mereka membeli bubur yang ada di lingkungan rumahnya. (wan)

Comments

comments