Untuk Relokasi, Pemkab Cianjur Siapkan Dana 400 Juta

0
156

​CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan anggaran sebesar Rp 400 juta untuk relokasi korban longsor dan pergerakan tanah di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak Kabupaten Cianjur.

Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, mengatakan, dana tersebut bersumber dari anggaran cadangan untuk tanggap bencana. Namun sebelum digelontorkan untuk relokasi permanen, pihaknya menunggu data pasti warga yang kehilangan rumah atau yang harus dipindahkan dari lokasi sebelumnya.

“Jadi sambil menunggu data ril, warga yang jadi korban longsor serta pergerakan tanah dipindahkan ke hunian sementara dulu,” ucapnya saat ditemui di Kantor BNNK Cianjur, Kamis (5 Oktober 2017).

Menurutnya, titik relokasi pun menunggu pengkajian dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). “Informasinya kajian butuh waktu sepekan,” katanya.

Sebelumnya, Irvan juga mendatangi lokasi bencana, Rabu (4 Oktober 2017). Hal itu dilakukan untuk meninjau dan mengetahui apa saja yang diperlukan warga terdampak bencana. Dia mengatakan untuk keperluan logistik pihaknya bersama dengan BPBD Jawa Barat dan BPBD Kabupaten Cianjur sudah mencukupi.

“Ada masalah lainnya yang perlu ditangani, yakni berkaitan dengan aset para pengungsi seperti ternak dan pertanian. Saya berharap adanya gotong-royong warga dan membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan bencana yang ditimbulkan. Kami pun tetapkan tanggap darurat selama tujuh hari ke depan,” kata Irvan. 

Sementara itu, Kepala Seksi Rehab BPBD Jawa Barat, Budiman, mengatakan Badan Geologi sudah turun dari kemarin tapi belum menentukan pola pergerakan dan patahannya. Dia berharap dalam waktu dekat didapat data valid agar tak terjadi perbedaan persepsi di lapangan.

Pihaknya juga mendengar beberapa kecamatan di Cianjur selatan terkena bencana pergerakan tanah. Dia mengaku akan berkeliling ke beberapa tempat yang dilaporkan setelah menyelesaikan pendampingan di wilayah Takokak. (isl)

Comments

comments