Hati-hati, Cianjur Utara Rawan Bencana Alam

0
203

CIANJUR, patas.id – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur mengimbau warga di wilayah Cianjur utara, yakni Cipanas, Pancet, Cugenang, dan Sukaresmi untuk waspada pergerakan tanah dan longsor.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, kemarau panjang yang terjadi belakangan ini membuat tanah menjadi labil dan retak-retak. Hal itu dapat menimbulkan pergerakan tanah dan longsor ketika diguyur hujan deras.

“Seperti yang sekarang masih terjadi di Takokak dan kecamatan lain di Cianjur selatan, hujan deras mengguyur dan membuat pergerakan tanah yang diperkirakan terjadi sampai sepekan ke depan,” kata dia, Rabu (4 Oktober 2017).

Menurutnya, empat kecamatan di Cianjur utara menjadi derah yang rawan dan rutin terjadi bencana longsor, baik yang sebatas menutup jalan hingga berdampak parah.

“Di Sukaresmi itu di Desa Cikancana, selanjutnya Ciloto, Cibeureum dan beberapa desa lagi di Cugenang, Pacet, serta Cipanas,” kata dia.

Asep mengaku sudah berkoordinasi dengan pemerintah di tingkat kecamatan dan desa untuk mewaspadai bencana tersebut. Dia pun mengimbau warga untuk segera mengevakuasi diri dan keluarga jika muncul tanda-tanda pergerakan tanah atau longsor.

“Kalau terjadi hujan lebat segera lihat sekitar, apakah ada potensi bencana atau tidak. Kalau muncul tanda-tanda, segera mencari tempat yang aman,” ucapnya. (isl)

Comments

comments