Logistik dan Tenaga Bantuan Mulai Mengalir ke Takokak

0
284

CIANJUR, patas.id – Warga korban pergerakan tanah di Desa Waringinsari Kecamatan Takokak membutuhkan bantuan logistik dan sarana untuk mengevakuasi barang-barang berharga, sebab dikhawatirkan bencana terus terjadi sampai beberapa hari ke depan.

Kepala Desa Waringinsari, Cecep Supriadi, mengatakan, pergerakan tanah terus bertambah parah setiap harinya. Kedalaman pergerakan tanah pun bertambah 50 centimeter setiap malam.

“Dari pergerakan itu rumah yang semula rusak ringat berangsur jadi rusak berat. Namun untuk jumlah, masih 800 rumah yang tersebar di 14 RT se-Desa Waringinsari,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Selasa (3 Oktober 2017).

Menurutnya, warga yang mengungsi mencapai 500 orang, baik ke masjid, madrasah, sekolah, dan lainnya. Beberapa di antaranya tinggal di rumah kerabatnya. Banyaknya warga yang mengungsi membuat pasokan logistik terus menipis.

Selain bantuan logistik, lanjut Cecep, warga juga membutuhkan fasilitas untuk mengevakuasi barang berharganya ke tempat yang aman, di samping obat-obatan dan kebutuhan lainnya.

“Memang banyak kebutuhan, terutama logistik dan bantuan tenaga untuk evakuasi barang milik warga yang rumahnya sudah dalam kondisi rusak berat atau terancam,” ucap dia.

Sidiq (22 tahun) salah seorang warga mengaku, bantuan logistik terutama makanan sangat dibutuhkan, apalagi sejak awal terjadi bencana, warga tidak memiliki penghasilan untuk membeli makan.

“Jumlah warga yang jadi korban kan banyak, sementara persediaan makanan terbatas. Kalaupun ada bantuan diutamakan makanan, kalau pakaian masih banyak yang terselamatkan,” katanya.

Plt Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, pihaknya di hari keempat bencana pergerakan tanah sudah mengirimkan sejumlah bantuan logistik, terutama makanan. Selain itu, pihaknya menerjunkan tim untuk melakukan assesment.

Meski belum bisa dipastikan, lanjut dia, pergerakan tanah tersebut diperkirakan terus berlangsung hingga sepekan ke depan, apalagi melihat cuaca yang hujan setiap hari.

“Logistik kami kirim, termasuk hari ini. Tim bantuan sudah diterjunkan untuk evakuasi dan pendataan. Kami juga koordinasi dengan instansi lain untuk memberikan bantuan lainnya,” ucap dia.

Di lain pihak, PMI Kabupaten Cianjur juga turut menugaskan relawannya ke Takokak. Sebanyak delapan relawan PMI berangkat pada Senin (2/10) malam untuk memberikan bantuan logistik dan obat-obatan.

“Kami bawa 30 dus mie instan dan relawan untuk memastikan kesehatan pengungsi. Kalau terus terjadi (pergerakan tanah, red), 30 relawan lainnya juga sudah disiapkan untuk berangkat ke Takokak,” ujar Kepala Markas PMI Kabupaten Cianjur, Hery Hidayat. (isl)

Comments

comments