Empat Kecamatan di Cianjur Diterjang Longsor

0
222

CIANJUR, patas.id – Hujan deras yang terjadi beberapa hari terakhir mulai menimbulkan longsor di Kabupaten Cianjur. Bahkan dalam dua hari, longsor terjadi di empat kecamatan berbeda di wilayah Cianjur selatan.

‎Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Sugeng Supriyatno, mengatakan, longsor terjadi di Kecamatan Sindangbarang, Tanggeung, Cibinong, dan Takokak. 

“Yang terbaru informasinya terjadi longsor di Muara Cikadu Sindangbarang sekitar pukul 10.00 WIB. Sementara untuk Takokak itu pergerakan tanah namun berpotensi longsor,” kata dia saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (1 Oktober 2017).

Menurutnya, untuk di Sindangbarang, Cibinong, dan Tanggeung sudah berupa longsoran besar yang menimbun pemukiman, sementara di Takokak masih pergerakan yang menyebar di Desa Waringinsari.

‎”Di tiga kecamatan menyebabkan puluhan rumah rusak, sementara di Takokak diperkirakan jumlahnya ratusan, mengingat pergerakan terjadi di sejumlah kampung,” kata dia.

Menurutnya, pergerakan dan tanah longsor diperkirakan bisa terus berlangsung, mengingat hujan masih terjadi dan diperkirakan sampai beberapa hari ke depan.

“Seperti di Takokak, itu bisa berpotensi jadi beberapa titik longsor, sebab pergerakan dan retakan tanah sudah besar, ketika terguyur hujan bisa longsor,” kata dia.

Dia mengaku belum menerima laporan adanya korban dalam kejadian longsor dan pergerakan tanah tersebut. Namun ratusan keluarga diungsikan ke rumah tetangga dan gedung yang disiapkan untuk evakuasi.

“Sekarang tim pun sudah meluncur ke lokasi untuk pendataan. Nanti hasilnya akan ditindaklanjuti, apakah harus diberi bantuan berupa kebutuhan sehari-hari atau lainnya,” kata dia.

Sementara itu Plt Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, mengatakan, BPBD belum mendapatkan surat edaran maupun perintah siaga dari BMKG untuk indikator menjelang kondisi cuaca musim hujan. meski begitu, pihaknya selalu bersiaga menyiagakan  petugas siaga selama 24 jam dalam penaggulangan bencana.

“Memang pada tahun ini cuaca tidak bisa diprediksi. Meskipun sekarang masih kemarau, tapi sudah terjadi hujan akibat cuaca ekstrem. Bahkan hari ini juga diperkirakan turun lagi hujan,” akta dia.

Asep mengatakan, dalam waktu dekat BPBD bakal mengajukan surat edaran terkait kesiapsiagaan berncana dari Pemkab Cianjur. Dia pun mengimbau warga, khususnya di wilayah yang rawan untuk tetap waspada.

“Selalu berhati-hati dan waspada, mengingat musim penghujan tiba, terlebih pada warga yang berada di daerah rawan bencana longsor. Sekecil apapun bencana yang terjadi segera melapor, kami siap untuk membantu,” pungkasnya. (isl)

Comments

comments