Jalan Dalam Kota Satu Jalur, tapi Nanti

0
253

CIANJUR, patas.id – Pemerintah Kabupaten Cianjur mulai melakukan perencanaan penerapan satu jalur di wilayah perkotaan. Apalagi jalur angkutan umum saat ini dinilai sudah tidak proporsional.

Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, mengatakan Pemkab sudah menunjuk konsultan untuk merekasaya lalu lintas, sebab trayek angkum sekarang tidak lagi sesuai peruntukan semula.

Menurutnya, jalur angkutan umum saat ini merupakan penyesuaian dari trayek Terminal Muka (lama) dan Terminal Joglo (lama), namun saat ini sudah berubah, sebab terminal sudah Terminal Pasirhayam (baru) dan Terminal Rawabango (baru).

“Makanya rekayasa yang baru, termasuk satu jalur di wilayah perkotaan harus dilakukan.”

ā€ˇMenurutnya, pada beberapa jalur juga terjadi penumpukan sehingga tidak lagi proporsional. “Ada penumpukan di salah satu jalur, kalau terus begini kemacetan tidak akan terurai,” katanya.

Dia menuturkan, rencana penerapan satu jalur untuk di wilayah perkotaan tidak bisa begitu saja langsung dijalankan, sebab perlu ada kajian mendalam supaya tidak memberikan dampak buruk nantinya.

“Makanya kami kaji dulu dengan matang, waktunya memang lama. Kemungkinan akhir tahun ini baru selesai untuk kajiannya.”

Menurut Herman, dengan sistem satu jalur juga, orang akan lebih giat berjalan kaki. Ketika akan mendatangi suatu tempat, daripada harus memutar lagi, lebih baik berjalan kaki.

“Kantung parkir juga nanti disiapkan supaya kemacetan tidak lagi terjadi setelah siste itu berjalan,” katanya. (isl)

Comments

comments