Wakil Bupati Geruduk Pasar Bayangan

0
234

CIANJUR, patas.id – Setelah diserbu para pedagang Pasar Induk Pasirhayam, giliran Pemerintah Kabupaten Cianjur bersama TNI dan Polres Cianjur yang mengeruduk sejumlah pasar bayangan, Rabu (3 Agustus 2017).

Tiga pasar bayangan yang didatangi adalah pasar di Jalan Pramuka, Pasar Bojongmeron, dan Salaeurih. Keberadaan ‎pasar di tiga tempat tersebut dinilai melangar ketentuan dan izin.

“Kami tindak lanjuti apa yang menjadi desakan dari para pedagang. Karena memang yang dipusatkan itu pedagang di Pasar Induk Pasirhayam,” ujar Wakil Bupati Cianjur, Herman Suherman, di sela-sela sidak.

BACA: Pedagang Pasar Induk Tagih Janji Pemkab

BACA: Urusan Pasar Induk Taruhannya Jabatan

Salah satu pasar bayangan yang terlebih dulu didatangi adalah‎ pasar di Jalan Pramuka. Pasar yang izinnya untuk alat-alat pancing tersebut ternyata banyak menjual komoditi yang sama dengan di PIP, mulai dari sayur, daging, dan sembako.

Padahal pasar tersebut sudah pernah disegel oleh Satpol PP dan Dinas Pelayanan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu beberapa bulan lalu. Namun ternyata kawasan tersebut kembali jadi lokasi pedagang yang sama dengan komoditas di pasar.

“Kami akan segel tempat ini, tapi secara bertahap, berupa teguran pertama kedua dan ketiga. Yang ada di sini, akan difasilitasi dapat kios di PIP.”

Salah seorang pedagang, ‎Hilmi (24 tahun) mengaku tidak tahu tempatnya berjualan tidak memiliki izin. Dia mengaku mebayar Rp 3,6 juta untuk mengontrak kios selama setahun. Jika dipindahkan, pedagang meminta jaminan dapat kios.

“Enggak tahu kalau tidak ada izin. Kalau dipindahkan silakan saja, asal dapat tempat di sana,” katanya.

Selain di Jalan Pramuka, tim gabungan juga serentak menertibkan dua pasar bayangan lainnya. (isl)

Comments

comments