Pedagang Pasar Induk Tagih Janji Pemkab

0
444

CIANJUR, patas.id – Kantor Pemerintah Kabupaten Cianjur‎ diserbu ribuan pedagang Pasar Induk Pasirhayam (PIP), Rabu (2 Agustus 2017) pagi. Mereka menuntut Pemkab Cianjur segera menepati janji untuk meramaikan pasar yang diresmikan akhir Desember tersebut.

Halaman pendopo pun sesak oleh massa yang menuntut haknya. Ungkapan kekesalan pun disampaikan baik melalui orasi hingga poster bertuliskan desakan Pemkab memenuhi janjinya.

Terlihat juga sebuah mobil pick up berisikan sayuran milik para pedagang juga masuk untuk menunjukkan barang dagangannya tidak laku, lantaran sepi dan sulit transportasi.

Dadang Zaenal, perwakilan pedagang Pasar Induk Pasirhayam, menyinggung keberadaan pasar bayangan di wilayah perkotaan, seperti Bojongmeron, belakang Kantor Pegadaian, dan lainnya. Akibat hal itu, pembeli enggan belanja ke PIP.

“‎Pasar Induk Pasirhayam ini termajinalkan. Padahal kami sudah rela untuk pindah ke sana, tapi mana janji pemerintah untuk meramaikan pasar? Yang ada kami merugi.”

Menurutnya, pemerintah berjanji untuk memasukan seluruh jalur angkutan umu ke pasar, namun belum juga direalisasikan. Bahkan janji meramaikan dengan mengadakan promosi belum kunjung terlaksana.

“‎Panggung memang sudah ada, tapi promosi sampai sekarang belum ada. Ini sebuah pembohongan besar!” tegasnya.

Selain tuntutan tersebut, pedagang juga menuntut beberapa janji pemerintah lainnya untuk segera direalisasikan. Pedagang juga menilai pemerintah Cianjur bakal sesuai dengan slogannya yaitu “Jago” kalau sudah meramaikan PIP. (isl)

Comments

comments