Ikan Asin Ikut-ikutan Naik

0
356

CIANJUR, patas.id – Kelangkaan garam ternyata berimbas pada ketersediaan dan harga ikan asin di pasaran. Para pedagang pun kebingungan dan khawatir stok ikan asin berkurang jika pasokan terus menipis.

Ujang Nurdin (39 tahun) salah seorang pedagang ikan asin di Pasar Muka Cianjur, mengatakan, dia mulai kesulitan mencari stok ikan asin untuk berbagai jenis, mulai dari teri, sepat, japuh, dan lainnya.

“Sekarang sudah, dari distributor sama dari produsennya sedikit. Katanya karena bahan baku, terutama garam mahal dan sedikit stoknya,” ujar dia.

BACA: Oalaaah, Garam Mulai Hilang dari Pasaran

Bahkan, stok yang dia punya kini hanya yang dipajang di lapaknya, padahal sebelumnya dia bisa menyetok satu sampai dua dus untuk setiap jenis ikan asin.

“Tidak bisa nyetok, dari sananya dibatasi. Di lapak juga biasanya penuh, tapi sekarang hanya bagian depan, yang samping kosong dan diisi sembako.”

Dia menambahkan, terbatasnya stok membuat harga ikan asin ikut melonjak. Rata-rata harga ikan asin naik Rp 5.000 sampai Rp 8.000 per kilogram. Jika kondisi tersebut terus terjadi, diperkirakan harga terus naik.

“Bukan hanya harga yang naik, kemungkinan stok juga tidak ada. Kalau begitu, mungkin stop dulu jualan ikan asin,” katanya. (isl)

Comments

comments