Jasad Anisa Ditemukan 20 Kilometer dari Lokasi Hanyut

0
252

CIANJUR, patas.id – Jasad Anisa (1,5 tahun) akhirnya berhasil ditemukan di kawasan Kolam Resti Desa Maleber Kecamatan Cikalongkulon Kabupaten Cianjur, Sabtu (1 Juli 2017) pagi.

Tubuh anak dari pasangan Abdul Mujib (38 tahun) dan Fatimah (37 tahun) ‎itu ditemukan 20 kilometer dari lokasi hanyut. Derasnya arus diduga membuat tubuh balita itu terbawa jauh dari titik awal di Desa Cipendawa Kecamatan Pacet pada Kamis (29 Juni 2017).

Sekretaris BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Saepurahman, mengatakan bahwa ‎pencarian yang diteruskan dilakukan dari titik terakhir pencarian di sekitar Sukaresmi, berbuah hasil setelah tim yang pada hari kedua dibantu Basarnas menyusuri dengan perahu karet.

“Pencarian kedua ini sudah ditemukan di sekitar Cikalongkulon, jaraknya 20 kilometer dari Cipendawa.”

BACA: Jasad Balita Hanyut Belum Ditemukan

Tubuh korban terlihat sudah mulai membengkak. Kulit pada bagian dada dan perut pun sedikit terkelupas. Bagian wajah Anisa pun banyak terdapat luka benturan dan robek yang diduga terbentur batu selama hanyut.

“Jasadnya langsung kami evakuasi dan dibawa ke IPJ RSUD Cianjur untuk diperiksa luka-lukanya. Tapi siang ini pihak keluarga berencana langsung membawanya untuk segera dimakamkan.”

Ibunya Anisa, Fatimah (37 tahun), sudah terlebih dulu ditemukan tidak jauh dari lokasi hanyutnya ibu dan anak tersebut, dengan jangka waktu tiga jam setelah kejadian.

BACA: Jasad Fatimah Ditemukan tak Bernyawa

Abdul Mujib (38 tahun) suami korban Fatimah menjelaskan, kejadian itu bermula ketika dia dan istrinya hendak berteduh karena hujan turun dengan deras saat itu. Namun tak ada ruang untuk berteduh, sebab padat oleh pemudik lainya.

BACA: Pemudik Ibu dan Anak Hanyut di Sungai Cipendawa

Mujib pun memberikan jas hujan pada istrinya agar tidak kehujanan dan dapat melanjutkan perjalanan.‎ Namun sebelum sempat sampai di tepi drainase istrinya terpeleset.

“Istri saya yang mengendong anak turun dari sepeda motor untuk berteduh di bangunan toko di pinggir jalan, ketika itu dia terpeleset dan jatuh ke dalam selokan yang airnya cukup deras. Saya sempat menarik kaki istri saya, namun derasnya air menyeret tubuh istri dan anak saya,” katanya. (isl)

Comments

comments