Waspada, Ada Pergerakan Tanah di Salagedang dan Girimulya

0
270
Jpeg

CIANJUR, patas.id – ‎Sebanyak empat rumah di Kampung Cimenteng Desa Salagedang Kecamatan Cibeber Kabupaten Cianjur rusak akibat dihantam longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur pun melakukan sejumlah penanganan karena masih ada pergerakan tanah di kawasan tersebut.

Kepala BPBD Kabupaten Cianjur, Asep Suparman, menuturkan, pihaknya mendapatkan laporan terjadinya pergerakan tanah dan longsor pada Senin (15 Mei 2017) malam. Setelah itu sejumlah petugas pun dikirimkan untuk melakukan pemeriksaan dan langkah antisipasi.

“Kejadiannya kemarin malam, sekitar pukul 20.00 WIB. Kabarnya ada pergerakan tanah dan longsor, empat rumah rusak.”

Menurutnya, tebing di belakang rumah warga longsor setelah wilayah itu diguyur hujan selama beberapa jam. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa.

“Hanya bangunan yang rusak, sementara korban jiwa tidak ada. Kebetulan pemilik rumah ada di bagian depan rumah, sehingga tidak tertimpa,” katanya.

Asep mengatakan, pihaknya masih melakukan penanganan di wilayah tersebut, sebab ada sejumlah titik pergerakan tanah yang dikhawatirkan menjadi longsor ketika kembali diguyur hujan deras.

Selain di desa tersebut, Asep mengungkapkan, pihaknya mendapatkan laporan dari Kepala Desa Girimulya Kecamatan Cibeber bahwa di wilayah itu juga ada pergerakan tanah.

“Jadi ada dua laporan. Kalau yang di Girimulya baru sebatas pergerakan tanah. Tapi tidak boleh dibiarkan, sebab bisa jadi nanti longsor ke pemukiman.”

Kepala Desa Girimulya, Dadin,‎ mengatakan, pergerakan tanah di wilayahnya sudah terjadi sekitar dua hari lalu, namun belum ada penanganan dari pihak manapun. Dia khawatir tanah yang bergerak itu menimbun pemukiman warga.

“Kami sudah menghubungi BPBD, kabarnya hari ini mau mengirimkan petugas untuk memeriksa. Kami harap tidak terjadi bencana di wilayah ini, apalagi sampai menimbulkan korban,” katanya.(isl)

Comments

comments