Mayat Diduga Dosen ITB yang Hilang Ditemukan Ngambang di Waduk Cirata

0
272

CIANJUR, patas.id – Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di Waduk Cirata Blok Merta tepatnya di Kampung Jagabaya Desa Sindangsari Kecamatan Ciranjang Kabupaten Cianjur, Sabtu (13 Mei 2017) malam. Diduga mayat yang mengambang itu jasad Suryo Utomo, dosen Institut Teknologi Bandung (ITB) yang dilaporkan hilang.

Jenazah pertama kali ditemukan anak-anak kampung setempat yang sedang mencari kayu di genangan air dalam posisi telungkup. Mereka segera lari ke perkampung untuk melaporkan temuan mayat laki-laki itu.

Kapolsek Ciranjang, Kompol Syafril Lubis, mengatakan, pihaknya mendapatkan laporan soal penemuan mayat tersebut dari Wawan, warga setempat, setelah mendapatkan laporan dari anak-anak yang menemukan. Lalu bersama beberapa warga Wawan pun mendatangi tempat penemuan dan selanjutnya melaporkan hal tersebut ke pihak kepolisian.

“Kami langsung mengirimkan anggota ke lokasi penemuan mayat tersebut untuk melakukan olah TKP dan meminta keterangan saksi-saksi,” kata Syafril saat dihubungi melalui telepon seluler, Minggu (14 Mei 2017).

BACA: Dosen ITB Hilang di Cianjur

Menurutnya, jasad ditemukan dua kilometer dari Jembatan Cisokan dimana mobil dosen ITB ditemukan. Tapi, Syafril belum bisa memastikan bahwa mayat tersebut merupakan dosen ITB yang hilang.

“Kami belum bisa pastikan. Kami menunggu dulu hasil otopsi yang bakal dilakukan siang ini di RSUD Cianjur, sekaligus tes DNA. Kalau sudah ada hasilnya, baru bisa dipastikan benar atau tidaknya.”

Sementara itu, Kepala Instalasi Pemulasaraan Jenazah RSUD Cianjur, Dendi Kurniadi, mengatakan, setelah melakukan visum dan mencocokkan keterangan dari pihak keluarga, jasad yang ditemukan warga mengambang di Waduk Cirata diperkirakan Suryo Utomo, dosen ITB.

Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, namun ada sejumlah luka terbuka dan memar yang diduga akibat benturan.

“Kami sudah melakukan pencocokkan dengan ciri-ciri dari keluarga. Tapi untuk pastinya kita lihat hasil otopsi.”

Seperti diberitakan sebelumnya, Suryo Utomo, dosen ITB dilaporkan hilang setelah mengantar ibunya ke Terminal Leuwi Panjang. Pihak kepolisian menemukan mobil Toyota Vios warna silver dengan nomor polisi F 1031 DC milik Suryo di sekitar Jembatan Cisokan dengan kunci kontak tergantung.

Yayan Sopandi, warga sekitar Jembatan Cisokan, mengaku sempat berbincang-bincang dengan Suryo Utomo. Dosen ITB itu sempat pamit untuk kembali ke Kota Bandung.

“Namun keesokan harinya, mobil Suryo masih terparkir di tempat yang sama, sedangkan pemiliknya tidak berada di dalam mobil,” ujar Yayan.(isl)

Comments

comments