Aktivitas di Bomero City Walk Sudah Mulai Meresahkan

0
427

CIANJUR, patas.id – Warga Bojongmeron mulai diresahkan dengan banyaknya pengunjung ke kawasan Bomero City Walk. Keberadaan pengunjung yang mayoritas remaja sambil berkelompok itu sering melakukan aktivitas negatif. Bahkan warga yang mencoba melarang atau menasehati malah dipukuli oleh pengunjung.

Deviyanti (37), salah seorang warga mengaku resah dengan aktivitas di Bomero City Walk saat ini. Semakin banyaknya pengunjung malah membuat eks Pasar Bojongmeron itu dijadikan tempat untuk menenggak minuman keras atau berpacaran.

“Kalau di awal-awal memang bagus, dari yang asalnya kumuh jadi tertata. Tapi sekarang jadi banyak kelompok pemuda yang nongkrong sambil melakukan perilaku negatif, apalagi kalau malam Minggu, kawasan ini penuh komunitas motor, bukan lagi jadi tempat jalan kaki,” ujar dia.

Menurutnya, aktivitas para pengunjung tersebut seringkali melanggar jam malam, meskipun sering dilarang dan diperingatkan oleh warga, tetapi mereka tidak mengindahkan.

“Kadang-kadang sampai jam 3 pagi masih nongkrong, harusnya kan pukul 22.00 WIB sudah bubar, paling malam sampai 24.00 WIB. Karena banyak, warga juga jadi susah melarangnya. Pernah juga ada yang melarang dan memperingatkan tapi malah dipukuli oleh pengunjung,” katanya.

Ketua Karangtaruna Bojongmeron, A Ruhiyat, membenarkan kondisi Bomero City Walk tersebut. Pihaknya pun sudah melakukan berbagai upaya untuk meredam perilaku negatif para pengunjung.

“Warga mah sudah melakukan segala upaya, tapi imbasnya malah warga dipukuli pengunjung,” kata dia‎.

Menurutnya, perlu ada perhatian dari Pemkab Cianjur dan kepolisian untuk membentuk petugas keamanan‎ khusus di Bojongmeron. Hal itu dilakukan agar tujuan utama pemkab dalam menata kawasan Bojongmeron memberikan tempat yang nyaman bagi warga bisa terealisasi.

“Kalau kondisinya dibiarkan terus seperi ini, kendaraan banyak masuk, knalpot bising tiap malam Minggu, dan adanya perilaku negatif maka tujuan utama dari Pemkab membangun BCW ini akan jadi menyimpang. Perlu ada petugas khusus dari Satpol PP dan polisi,” pungkasnya.(isl)

Comments

comments