Nah Loh, Ada Reklame Rokok di Iklan Layanan Masyarakat

0
400

CIANJUR, patas.id – Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (BPPD) Kabupaten Cianjur menyoroti pemasangan iklan layanan masyarakat di sepanjang Jalan HOS Cokroaminoto. Dalam iklan tersebut terpampang juga salah satu merek rokok terkenal di Indonesia.

Iklan layanan masyarakat berisi imbauan dari Satlantas Polres Cianjur tersebut tertem‎pel di banyak sejumlah tihang listrik di jalan itu. Iklan tersebut bertulis beberapa imbauan, salah satunya agar pengendara sepeda motor menggunakan helm. Namun pada bagian bawahnya terdapat logo atau merek rokok.

Kepala BPPD Kabupaten Cianjur, Atte Adha Kusdinan, mengatakan, meskipun iklan layanan masyarakat, tapi jelas pada bagian bawahnya masuk reklame rokok.

“Reklame rokok itu dilarang sampai sekarang. Kalau iklan layanan masyarakatnya tidak jadi masalah, tapi yang kami soroti keberadaan reklame rokoknya,” ucap dia, Kamis (16 Maret 2017).

Menurutnya, BPPD bersama OPD terkait yang bertugas untuk menertibkan akan segera mencabut poster tersebut. Jika tidak dilakukan, maka akan semakin banyak lagi reklame rokok di Cianjur.

“Segera kami tertibkan, meskipun itu terpampang bersama iklan layanan masyarakat Satlantas Polres Cianjur. Kami bekerja sesuai aturan dan regulasi yang ada. Ketika ada yang dilanggar maka harus ditertibkan,” ucap dia.

Atte mengatakan, pihaknya juga akan berkoordinasi dengan kepolisian terkait pemasangan iklan tersebut. “Pasti kami juga komunikasi, serta dijelaskan regulasinya supaya tak ada kesalahpahaman,” ucapnya.

Kepala Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Cianjur, Arif Purnawan, menuturkan, pihaknya akan memeriksa pemasangan poster di jalan protokol tersebut. Jika dari OPD terkait sudah dinyatakan melanggar maka akan segera diturunkan.

“Itu kan baru, tapi akan segera ditertibkan. Kami juga koordinasi dulu dengan OPD terkait,” ucapnya.

Kasatlantas Polres Cianjur, AKP Erik Bangun Prakasa, mengungkapkan, ‎untuk kegiatan sosialisasi di Kawasan Tertib Lalu lintas tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab pihaknya, tapi termasuk Pemkab Cianjur.

“Sosialisasi Kamseltibcar itu tanggung jawab bersama. Kalau terkait disponsori merek rokok nanti akan saya periksa dulu, supaya jelas masuknya sponsor itu oleh siapa,” ungkapnya.

Jika akan dicabut, lanjut dia, Pemkab Cianjur juga mesti ikut melakukan pembaruan sosialisasinya. Pasalnya sosialisasi itu dilakukan untuk menekan angka kecelakaan di Cianjur yang cukup tinggi.

“Nanti kami akan koordinasi lebih lanjut bersama Bakorlantas. Tapi di luar permasalahan itu Pemkab juga harus mendukung program keselamatan lalu lintas, saling introspeksi jangan sampai menyalahkan masing-masing instansi,” pungkasnya.(isl)

Comments

comments