Yuli, Penderita Kanker Payudara Akhirnya Meninggal Dunia

0
396

CIANJUR, patas.id – Yuli Yuliawati (38 tahun), penderita kanker payudara stadium IV asal Kampung Gunung Lanjung RT 03/RW 07 Desa Cijedil Kecamatan Cugenang, akhirnya berpulang kepada Sang Pencipta.

Ibu empat orang anak tersebut menghembuskan nafas terakhirnya pada Minggu (29 Januari 2017) sore, sekitar pukul 14.00 WIB. Penyakit yang menggerogoti tubuhnya selama setahun tak tertangani hingga akhirnya ia meninggal dunia.

Ayi Sopian (45 tahun), suami Yuli, menerangkan bahwa istrinya sudah sempat dirawat di RSUD Cianjur dan dibantu oleh sejumlah kelompok relawan kesehatan dan sosial. Bahkan selama dua pekan, Yuli dibawa ke Bandung untuk bersiap menjalani kemoterapi yang pertama.

“Dua minggu kami tinggal di kontrakan yang disediakan oleh para dermawan. Karena kemoterapi dilakukan pada 25 Januari, kami menginap dulu di kontrakan selama seminggu lebih,” terangnya saat ditemui di rumahnya, Senin (30 Januari 2017) siang.

Sayangnya, beberapa hari menjelang operasi, kondisi Yuli malah bertambah parah. Yuli sempat tak sadarkan diri karena kekurangan darah, hingga akhirnya keluarga membawanya ke rumah untuk dirawat oleh keluarga hingga kondisinya membaik.

“Daripada di sana di kampung orang, mending di rumah sendiri. Memang karena tak sadar jadi kemoterapinya diundur,” papar Ayi. Namun, ternyata Yuli tetap tak sadarkan diri, bahkan hingga empat hari berturut-turut‎. Pada akhirnya, Yuli meninggal dunia dalam kondisi tak sadarkan diri.

“Meninggalnya juga dalam kodisi tak sadarkan diri, empat hari hanya terbaring di kasur. Ketahuan sudah meninggal waktu dicek sudah tidak bernafas.”

Meski berat ditinggalkan sang istri, Ayi mengaku mengikhlaskan kepergiannya. ‎Yuli pun dimakamkan di pemakaman umum, tak jauh dari kediamannya. “Inginnya tetap hidup dan bisa sehat, tapi mungkin sudah takdirnya begitu. Saya juga berterima kasih kepada semua pihak yang mau membantu membiayai pengobatan istri saya,” tuturnya seraya meneteskan air mata. (isl)

Comments

comments