Disdukcapil Siap Bantu Fasilitasi Nelayan Mendapatkan Asuransi

0
284

CIANJUR, patas.id – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cianjur menyatakan akan memfasilitasi para nelayan untuk mendapatkan identitas kependudukan sebagai syarat asuransi nelayan. Namun KTP baru akan diterima beberapa bulan depan lantaran Kementerian Dalam Negeri masih memproses lelang pengadaan blanko.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Cianjur, Moch Ginanjar, mengungkapkan, lamanya proses identitas kependudukan bagi para nelayan merupakan dampak terlalu abainya mereka mengurus KTP ataupun Kartu Keluarga.

“Kami kan sudah imbau agar urus KTP dan Kartu Keluarga secepatnya, jangan menunggu ketika dibutuhkan. ‎Ya akibatnya sekarang, ketika mereka butuh akan lama nunggunya sebab blankonya tidak ada,” kata dia.

Menurutnya, meski para nelayan di Jayanti yang berjumlah 3.000 baru memproses identitas kependudukan, pihaknya akan memfasilitas supaya mereka bisa mendapatkan haknya, yakni asuransi nelayan yang menjamin ketika terjadi kecelakaan saat di laut.

“Ya kami akan arahkan petugas di kecamatan dan desa untuk memfasilitasi mereka. Tapi kami juga imbau agar segera memproses identitas kependudukan, jangan dinanti-nanti. Pasalnya kita tidak tahu kapan akan dibutuhkan identitas tersebut,” kata dia.

Ginanjar mengatakan, untuk bisa mendapatkan KTP, para nelayan harus bersabar selama beberapa ‎bulan ke depan. Pasalnya lelang blanko oleh Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil, baru akan selesai Februari mendatang.

“Semoga saja setelah selesai lelang langsung bisa didistribusikan ke daerah, tidak harus menunggu lagi pencetakannya,” kata dia.

Meski sudah mendapatkan blanko, lanjut dia, nelayan mesti menunggu antrean pencetakan. Pasalnya selama kekosongan blanko terjadi, antrean pencetakan sudah lebih dari seribu jiwa per hari. Akibatnya untuk bisa selesai, membutuhkan waktu lebih kurang sebulan lebih.

“Mau tidak mau harus menunggu, karena antrean print ready record sudah panjang. Dan yang lebih dulu tentunya yang dicetak di awal. Kami hanya punya 7 mesin dengan sehari maksimal mencetak 200 KTP atau jika ditotalkan hanya 1.400 KTP per hari. Makanya harus bersabar, tapi akan kami usahakan secepatnya,” tandasnya.(isl)

Comments

comments