Rumah Mak Noneng Nyaris Ambruk

0
290

CIANJUR, patas.id – Malang benar nasib yang harus diterima Noneng (63), warga Kampung Cikadu RT 02/RW 03 Desa Sukaratu Kecamatan Bojongpicung. Karena hidup sebatang kara dan tidak pernah menikah selama hidupnya, ia pun kini harus tinggal di rumah yang hanya cukup untuk dirinya sendiri.

Bahkan, rumah yang dibangun 36 tahun lalu oleh masyarakat setempat tersebut, kondisinya kini sudah sangat memprihatinkan. Rumah dengan ukuran 2 x 1,5 meter tersebut kondisinya sudah tak layak huni, dan nyaris ambruk.

Di dalam rumah yang dia tempati, hanya ada bantal dan kasur yang sudah lapuk. Bahkan alat-alat memasak yang tersimpan di dapurnya itu sudah tidak layak pakai.

Noneng menyebutkan, untuk bertahan hidup, dia hanya menunggu belas kasihan dari orang lain. Atau sekali-kali disuruh tetangganya untuk menggarap sawah.

“Itu juga kalau musim mengolah sawah, nah kalau sekarang mah lagi musim paceklik, maka hanya menunggu belas kasihan orang lain. Selama hihup Emak tak pernah nikah dengan siapapun, hingga tak memiliki anak. Rumah panggung ini dibangun hasil gotong royong warga pada tahun 1980 dan sekarang sudah reyot,” ucapnya.

Tokoh pemuda Desa Sukaratu, Sumarno Boy (45) membenarkan bahwa nenek Noneng selama hidupnya tak pernah menikah dan hidup sebatang kara.

“Itu pun bila tetangga lagi ingat, tapi kalau lupa memberinya maka Mak Noneng terpaksa tidak makan seharian. Pernah emak sakit, hingga seluruh warga dan Kepala Desa Sukaratu membawanya ke RSU Cianjur dengan biaya pengobatan ditanggung seluruh warga dan kepala desa setempat,” ucapnya.

Kepala Desa Sukaratu, Ahmad Hidayat, menyebutkan, pihaknya telah berupaya mengajukan perbaikan rumah tidak layak huni (Rutilau) pada Pemerintahan Pusat dan Provinsi, termasuk rumah Nenek Noneng yang dijadikan proritas, namun hingga kini belum pula ada realisasinya.

“Bila ada program perbaikan Rutilahu mohon segera diturunkan, karena di Desa Sukaratu, ada sekitar 60 unit rumah yang perlu diperbaiki. Ada 10 unit rumah yang menjadi prioritas atau kondisinya rusak parah. Rumah milik Nenek Noneng mohon segera dibantu untuk diperbaiki supaya tidak ambruk saat turun hujan besar,” ucapnya.(mas)

Comments

comments