Empat Partai Menuju Koalisi Besar

0
226

CIANJUR, patas.id – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Cianjur 2020 empat partai besar sudah mulai merapat. Keempat partai tersebut, Partai Golkar, PKB, Partai Demokrat, dan PKS sudah mulai melakukan penjajakan untuk membentuk koalisi besar.

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Tb Mulyana Syahrudin, menjelaskan bahwa koalisi mutlak harus dilakukan untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada 2020. Untuk itu, Partai Golkar membuka peluang seluas-luasnya untuk membentuk koalisi.

“Koalisi bukan semata-mata memenuhi syarat minimal pengajuan calon, lebih dari itu merupakan kebutuhan partai dalam menghadapi kontestasi agar pada saatnya daya dorong dan daya juang semakin kuat,” ujar Mulyana saat ditemui usai menghadiri Rapat Paripurna Pelantikan Pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur, Jumat (20 September 2019).

Partai Golkar, kata Mulyana, bisa membentuk poros nasionalis-agamis dengan menggandeng partai-partai yang berbasis agama. “Komunikasi terus dijalin dengan semua parpol dan tidak menutup kemungkinan akan membangun koalisi besar berbasis nasionalis-agamis,” kata dia.

Ketua DPD PKS Kabupaten Cianjur, Wilman Singawinata, menyambut komunikasi yang dilakukan Partai Golkar. Sebab, PKS pun harus membangun koalisi untuk mengusung pasangan calon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Cianjur 2020 mendatang.

“Meskipun saat ini kami sudah melakukan penjaringan bakal calon, namun untuk mengusungnya kita harus melakukan koalisi dengan partai lain,” kata Wilman.

Wilman menerangkan bahwa saat ini telah terjaring 5 bakal calon dari internal partai. “Baru dari internal, pendaftar dari luar belum ada yang masuk,” tutur dia.

PKB pun menyatakan hal serupa. Ahmad Zeni Khoiruzzaini, salah satu Wakil Ketua DPW PKB Jawa Barat, menanggapi bahwa koalisi dengan Partai Golkar sudah beberapa kali dilakukan dalam Pilkada Cianjur. Bahkan, kta dia, pasangan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur saat ini pun merupakan usungan Partai Golkar dan PKB.

“Koalisi dengan Partai Golkar sangat terbuka mengingat sejarahnya kita telah beberapa kali berkoalisi. Dan hasilnya kita pun menang,” ujar Zeni.

Sementara itu, Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Cianjur, Denny Aditya, mengaku sudah ada chemistry dengan Partai Golkar. Chemistry tersebut bisa menjadi modal untuk membentuk koalisi.

“Komunikasi terus dijalin dan sudah ada chemistry antara Partai Demokrat dengan Partai Golkar. Sangat terbuka untuk melakukan koalisi,” tandas Denny. (daz)

Comments

comments