Ditemukan, Puluhan Hewan di Cianjur tak Layak Kurban

0
16

CIANJUR, patas.id – Sebanyak 57 ekor hewan kurban yang diperjualbelikan di wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, ditemukan tidak layak jual dan 17 ekor di antaranya dalam kondisi sakit. Puluhan hewan yang belum memenuhi syarat sah sebagai hewan kurban itu terdiri atas 6 ekor sapi dan 51 ekor domba.

“Kalau fisiknya sehat, tidak cacat. Tapi belum cukup umur (sebagai hewan kurban), rata-rata masih di bawah 1 tahun,” ujar Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Dinas Kelautan, Perikanan, dan Peternakan Kabupaten Cianjur, Agung Rianto, kepada wartawan, Rabu (7 Agustus 2019).

Selain adanya temuan hewan kurban yang belum layak, kata Agung, pihaknya juga mendapati 12 ekor domba dan 3 ekor kambing yang sakit di bagian mata. “Sedang proses pengobatan. Setelah dua hari penanganan biasanya sudah sembuh,” katanya.

Namun, pihaknya menggaransi hewan kurban yang diperjualbelikan di Cianjur bebas dari penyakit berbahaya seperti sapi gila maupun cacing hati. “Kita memang rutin dan gencar menyosialisasikan soal perawatan hewan. Karena itu sampai saat ini di Cianjur belum ada temuan hewan penyakitan tersebut,” ujarnya.

Dikemukakan Agung, temuan adanya hewan kurban yang tak layak dan sakit itu hasil dari pemeriksaan ke pasar hewan dan sentra-sentra penjualan hewan kurban. “Ada 13.867 ekor hewan kurban yang telah diperiksa, terdiri dari 1.091 sapi, 7.305 domba, 5.451 kambing, dan 20 ekor kerbau,” sebutnya.

Dinas menerjunkan 50 petugas yang terdiri dari dokter hewan dan penyuluh kesehatan hewan yang disebar untuk melakukan pemeriksaan terhadap kesehatan hewan kurban sejak 30 Juli hingga H-2 perayaan Idul Adha atau 13 Agustus mendatang. Setiap hewan kurban yang telah lolos pemeriksaan selanjutnya akan diberi label sehat dari pihak dinas terkait.

“Kami mengimbau masyarakat untuk jeli dan teliti dalam membeli hewan kurban dengan memerhatikan kondisi kesehatan hewan dan kelayakannya,” kata Agung menandaskan. (daz)

Comments

comments