Dua Pengedar Ganja Dicokok Polisi

0
37

CIANJUR, patas.id – Dua orang pelaku pengedar dan penyalahguna narkotika jenis daun ganja kering berhasil ditangkap jajaran Satuan Reserse Narkoba Polres Cianjur, Selasa (30 Juli 2019). Kedua pelaku ditangkap di dua lokasi berbeda dengan barang bukti 26 paket daun ganja dengan berat 2,2 kilogram.

Berdasarkan informasi, penangkapan kedua pelaku berawal dari adanya laporan masyarakat yang curiga dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika di sebuah penginapan di kawasan Cipanas.

Dari penginapan itu, petugas berhasil menangkap satu orang pelaku atas nama Yohanes (40 tahun) warga Kampung Cibeureum, Desa Batulayang, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.

“Awalnya dari informasi warga, kita langsung bergerak menuju lokasi (penginapan di kawasan Cipanas) dan berhasil menangkap satu orang pelaku atas nama Yohanes dengan barang bukti 6 paket daun ganja kering seberat 200 gram, satu buah plastik warna hitam, dan satu buah handphone merek Oppo. Pelaku ini ditangkap Selasa (30 Juli 219) sekitar pukul 03.00 WIB,” kata Kasat Reserse Narkoba Polres Cianjur, AKP Ade Hermawan, melalui Paur Humas, Ipda Budi Setiayuda, kepada wartawan, Rabu (31 Juli 2019).

Setelah berhasil menangkap satu orang pelaku, lanjut Budi, petugas langsung bergerak cepat untuk melakukan pengembangan terkait asal mula barang haram tersebut.

“Berdasarkan keterangan dari pelaku Yohanes, petugas mendapatkan keterangan jika narkotika jenis ganja kering berasal dari salah seorang rekannya yang tinggal di Bogor,” jelasnya.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, jelas Budi, jajaran Reserse Narkoba Polres Cianjur langsung melakukan pengejaran ke wilayah Bogor.

Di Kota Hujan itu, sambung Budi, petugas berhasil menangkap seorang pelaku lainnya atas nama Agus (46 tahun) warga Kampung Cilember, Desa Jogjogan, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor, Selasa (30 Juli 2019) sekitar pukul 11.00 WIB.

“Pelaku kedua atas nama Agus ini ditangkap di rumahnya dengan barang bukti 20 paket daun ganja kering, salah satunya dililit lakban warna coklat dengan berat keseluruhan (bruto) 2 kilogram, satu unit handphone merk Xiaomi warna putih, satu buah tas kotak berwarna hitam, dan satu buah timbangan plastik warna putih,” kata Budi.

Budi menyebutkan, kedua pelaku kini mendekam di sel tahanan Mapolres Cianjur untuk dilakukan pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut.

“Kedua pelaku ini dijerat dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 111 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Kita mengimbau masyarakat agar ikut berperan aktif dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkotika di setiap lingkungan,” tandas Budi. (daz)

Comments

comments