Sebanyak 450 Tentara Yonif Raider/300 Brajawijaya Dilepas Menuju Perbatasan Papua

0
53

CIANJUR, patas.id – Sebanyak 450 tentara dari Batalyon Infanteri Raider/300 Brajawijaya Cianjur diberangkatkan menuju perbatasan Papua Nugini dalam tugas operasi pengamanan tapal batas darat Republik Indonesia-Papua Nugini di wilayah Papua. Pelepasan tentara yang akan bertugas selama 9 bulan tersebut dilakukan Asisten Operasi Panglima Tentara Nasional Indonesia, Mayor Jenderal TNI Ganip Warsito, di Lapang Yonif Raider/300 Brajawijaya Cianjur, Kamis 18 Juli 2019.

“Ratusan personel Raider 300/Brajawijaya itu akan ditugaskan selama 9 bulan di wilayah perbatasan. Di samping menjaga kedaulatan NKRI, pasukan ini juga diharapkan mencegah penyelundupan senjata api (senpi), penyelundupan manusia, pembalakan hutan, pergeseran wilayah, dan narkoba,” ujar Ganip seusai melakukan pemeriksaan perlengkapan pasukan, Kamis (18 Juli 2019).

Ganip menambahkan bahwa keberadaan pasukan Yonif Raider/300 Brajawijaya ini disebar di beberapa pos wilayah yang meliputi Kabupaten Keerom, Papua.

“Mereka juga bertugas memberikan pemahaman kepada masyarakat setempat soal pentingnya menjaga kedaulatan negara. Sebab, tugas paling penting dari tentara adalah menjaga kedaulatan NKRI,” kata Ganip.

Rombongan Asops Panglima TNI tiba di markas Yonif Raider 300/Brajawijaya sekitar pukul 08.30 WIB didampingi Pangdam III Siliwangi, Mayjen TNI Tri Soewandono dan sejumlah pejabat utama Mabes AD dan Kodam III Siliwangi dan disambut oleh yel-yel oleh pasukan Yonif Raider 300/Brajawijaya.

Dalam kegiatan itu, Asops Panglima TNI didampingi Pangdam III Siliwangi menyampaikan paparan terkait strategi menjaga wilayah perbatasan. Selain itu juga melakukan pengecekan kesiapan personel, alutsista, dan berbagai logistik yang akan dibawa pasukan.

Rencananya 450 personel Yonif Raider 300/Brajawijaya itu diberangkatkan ke wilayah perbatasan Republik Indonesia-Papua Nugini pada 26 Juli mendatang

“Sesuai UU RI No 34 Tahun 2004 tentang TNI, tugas utama pasukan infanteri itu untuk menjaga patok-patok perbatasan agar tidak bergeser. Ratusan pasukan akan ditempatkan sejumlah pos perbatasan. Selain itu, untuk menghindari aksi-aksi kriminal, pelanggaran perbatasan, menyeberang tanpa izin, menyelundupkan barang, baik masuk maupun keluar,” jelas Kepala Penerangan Kodam III Siliwangi, Kolonel FX Wellyanto. (daz)

Comments

comments