Pihak Sekolah Pemilik Balon Gas Meledak Ajak Korban Musyawarah

0
34

CIANJUR, patas.id – Dua orang perwakilan dari pihak Yayasan Pendidikan Karang Arum di Kecamatan Cilengkrang, Kabupaten Bandung, menyambangi Balai Desa Wangunjaya, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Selasa (16 Juli 2019).

Kedatangan mereka terkait insiden balon gas yang meledak dan telah melukai delapan warga Kampung Tunagan, Desa Wangunjaya, Senin (15 Juli 2019) lalu.

Wakil Kepala SMP Karang Arum, Ivan Masdudin, mengaku tidak menyangka sama sekali jika balon yang dilepas pihak sekolah dalam acara pembukaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) itu meledak dan melukai warga setempat.

“Kami benar-benar kaget mendengarnya. Soalnya dari lokasi sekolah ke sini kan jauh jaraknya. Kami turut prihatin atas insiden ini,” tutur Ivan kepada wartawan di Balai Desa Wangunjaya, Selasa (16 Juli 2019).

Menurut Ivan, pihak sekolah sendiri mengaku pertama kali mengetahui adanya kabar tersebut (balon gas meledak) dari media sosial. “Karena itu saya ditugaskan ke sini untuk mengonfirmasi sekaligus untuk menyelesaikan permasalahan ini,” katanya.

Meski tidak ada unsur kesengajaan dalam kejadian tersebut, namun pihaknya tetap bertanggungjawab atas insiden tersebut.

Dari pertemuan dengan para korban yang dimediasi aparat kepolisian dan perangkat desa setempat, kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

“Alhamdulilah sudah clear, para korban tidak akan melakukan tuntutan dan kami akan menanggung seluruh biaya pengobatan mereka. Tadi juga santunannya sudah kita berikan,” ucapnya.

Sekretaris Desa Wangunjaya, Tasman Kurniawan, mengapresiasi langkah pihak sekolah dari Yayasan Pendidikan Karang Arum yang mau bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

“Tadi sudah dilakukan pertemuan antara pihak sekolah dan para korban. Mereka sepakat untuk menyelesaikan permasalahan ini secara musyarawah dan kekeluargaan. Pihak sekolah juga bertanggung jawab atas biaya pengobatan korban,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, delapan orang warga Kampung Tunagan, Desa Wangunjaya, mengalami luka bakar akibat ledakan balon gas. Korban mengalami luka di bagian wajah, tangan, dan bagian tubuh lainnya saat berupaya mengambil balon gas yang turun di wilayah itu, Senin (15 Juli 2019) siang. (daz)

Comments

comments