Kekeringan, Warga Cikadu Manfaatkan Air Keruh

0
40

CIANJUR, patas.id – Ratusan warga di dua kedusunan di Desa Cikadu, Kecamatan Cikadu, Kabupaten Cianjur, terpaksa menggunakan air dari kolam penampungan untuk kebutuhan mandi, cuci dan kakus (MCK). Musim kemarau yang terjadi sejak dua bulan terakhir di wilayah tersebut membuat sumber-sumber air bersih warga di Dusun Karyamukti dan Dusun Cilaku itu mengering.

Abdul Gofur (32 tahun), warga Kampung Pasirhuni, Desa Cikadu, mengaku terpaksa menggunakan air dari kolam penampungan tersebut kendati kondisinya keruh karena tidak ada alternatif lain sejak sumur mengering.

“Sejak bulan puasa lalu atau sekitar dua bulan sudah tidak turun hujan. Sumur dan sumber air lain sudah kering, jadi terpaksa menggunakan (sumber air) yang ada,” tutur Gofur kepada wartawan, Senin (15 Juli 2019).

Air di kolam penampungan yang berasal dari aliran kali kecil itu pun menjadi tumpuan satu-satunya warga sekitar untuk memenuhi kebutuhan air sehari-hari. “Meskipun keruh tapi mau bagaimana lagi, daripada tidak ada air sama sekali. Alhamdulilah tidak ada keluhan, mudah-mudahan warga sehat-sehat saja meski harus menggunakan air yang kondisinya seperti itu,” tuturnya.

Gofur menyebutkan, untuk bisa mendapatkan air dari kolam penampungan yang berlokasi di Dusun Cilaku itu harus mengante terlebih dahulu karena sejak pagi hingga petang hari, warga silih berganti berdatangan ke lokasi sembari membawa ember dan jerigen.

“Karena jaraknya lumayan jauh, saya dan warga dari sini harus pakai sepeda motor ke lokasi. Jarak tempuhnya sekitar 20 menit. Kalau yang tidak punya sepeda motor pakai jasa ojek ongkosnya Rp 10 ribu,” ujarnya.

Kepala Harian BPBD Kabupaten Cianjur, Dodi Permadi, mengatakan, krisis air bersih terjadi di beberapa wilayah, terutama di selatan. Menurut dia, pihaknya telah berkoordinasi lintas sektoral termasuk dengan Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur jika harus melakukan pendistribusian air bersih.

“Selain penanganan berupa droping air, kita juga sedang memetakan untuk membangun bak-bak penampungan air bersih. Rencananya akan kita bangun di sebelas kecamatan,” ujarnya. (daz)

Comments

comments