Pulang dari RSUD, Jenazah Bayi Diangkut Pakai Motor

0
242

CIANJUR, patas.id – Keluarga Siti Nuro (21 tahun) terpaksa membawa pulang jenazah bayinya yang meninggal dunia di rumah sakit menggunakan sepeda motor. Warga Desa Hegarsari, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, ini mengaku tak punya biaya untuk menyewa ambulans.

Ijay (25 tahun), salah seorang kerabat Siti, mengatakan, saudaranya memang datang ke RSUD Cianjur dengan status pasien tak mampu saat akan melakukan persalinan pada awal Juli kemarin. Siti menggunakan jaminan persalinan dan diantar ambulans dari Sindangbarang.

Namun nahas bayi Siti meninggal dunia saat dilahirkan. “Saat itu kami bingung, karena tak punya uang untuk membayar ambulans untuk pulang ke Sindangbarang,” kata Ijay.

Ijay pun akhirnya memutuskan membawa jenazah bayi tersebut dari rumah sakit menggunakan sepeda motor setelah sempat berkomunikasi dengan pihak rumah sakit.

“Keluar dari rumah sakit saya bawa jenazah bayi kerabat saya pakai sepeda motor,” kata Ijay melalui sambungan telepon, Minggu (7 Juli 2019).

Ijay mengatakan, keluar dari rumah sakit ia menuju kantor tempatnya bekerja, masih di daerah Cianjur kota. Dari sana ia menghubungi rekan kerjanya, meminta tolong pinjam kendaraan.

“Dari rekan kerja itu saya dapat izin menggunakan mobil dengan sopirnya untuk mengantar jenazah bayi kerabat saya sampai ke Sindangbarang,” kata Ijay.

Ijay mengatakan, jarak antara rumah sakit ke tempat tinggal saudaranya sekitar 100 kilometer. “Lumayan kalau pakai sepeda motor, kasihan jenazah,” ujarnya.

Dia bersyukur ada rekan kerja yang meminjamkan mobil kantor untuk mengantar jenazah bayi kerabatnya.

“Saya bersyukur ibunya juga sudah pulang kemarin diantar sama mobil ambulans,” kata Ijay.

Camat Sindangbarang, Ejen Zainal Mutaqin, mengatakan, pasien Siti Nuro memang melahirkan di RSUD Cianjur. Bayinya meninggal dunia, sementara sang ibu sempat dirawat di Ruang Nifas. “Pasien terdata sebagai warga Kampung Cikamasan, Desa Hegarsari,” katanya.

Ia mengatakan dari Puskesmas Sindangbarang pasien dirujuk melahirkan di RSUD Cianjur. “Kalau dari Sindangbarang diantar pakai ambulans puskesmas, semua biaya digratiskan,” ujarnya.

Humas RSUD Cianjur, Raya Sandi, mengatakan, pihak RSUD Cianjur menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya bayi Siti Nuro pada 2 Juli 2019 yang lalu.

“Terkait pasien yang menggunakan jaminan persalinan atau Jampersal, maka pelayanan ambulans tidak termasuk ke dalamnya, jadi kami informasikan demikian, bahwa layanan ambulans tidak termasuk ke dalamnya,” kata Raya.

Raya mengatakan, pihak rumah sakit sebelumnya telah menyarankan kepada keluarga untuk menggunakan ambulans jenazah milik RSUD Cianjur.

“Namun keluarga bayi yang meninggal tersebut memilih transportasi moda yang ada,” katanya. (daz)

Comments

comments