Kementrian PUPR Bantu Bangun Rumah Warga Cianjur Melalui Program BPSP

0
72

CIANJUR, patas.id — Sebanyak 770 penerima manfaat program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kabupaten Cianjur, dalam satu pekan terakhir, sudah mulai menerima bahan bangunan. Mereka tersebar di 6 kecamatan, yakni Kecamatan Cianjur, Campaka, Pagelaran, Cikadu, Leles, dan Cidaun.

BSPS ini merupakan progran Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI melalui Direktorat Rumah Swadaya yang diupayakan oleh anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz. Setelah tahun lalu Kabupaten Cianjur mendapat alokasi ribuan titik dari program BSPS, pada tahun ini Neng Eem mampu mengupayakan pengalokasian program bedah rumah sebanyak 770 unit.

“Alhamdulillah perjuangan saya untuk program BSPS dari Kementrian PUPR sebagai mitra Komisi V DPR RI disambut positif dan ditindaklanjuti dengan turunnya bantuan untuk 770 unit bangunan rumah di Kabupaten Cuanjur tahun anggaran 2019,” kata dia saat ditemui di kediamannya, Minggu (7 Juli 2019).

Menurut Neng Eem, program BSPS ini telah diatur di Peraturan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 6 tahun 2013 tentang Pedoman Pelaksanaan BSPS. Tujuannya membangun rumah yang layak huni untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Tujuan program BSPS ini untuk mengurangi warga yang memiliki rumah tidak layak huni, termasuk di Cianjur. Mudah-mudahan secara perlahan bisa mengurangi jumlah penduduk yang mendiami rumah tidak layak huni,” tuturnya.

Neng Eem sangat menyadari pentingnya rumah layak huni bagi kehidupan warga. Oleh karena itu, dia secara serius mengupayakan aspirasi warga di daerah pemilihannya untuk mendapatkan alokasi program BSPS.

“Saya berharap, ke depannya bisa menambah kuota penerim program BSPS ini, agar warga bisa segera menikmati kehidupan di rumah layak huni,” tandasnya. (daz)

Comments

comments