Ruko Kebakaran, Satu Orang Tewas Terpanggang

0
197

CIANJUR, patas.id – Satu orang meninggal dunia dalam musibah kebakaran yang menimpa sebuah ruko dua lantai di Jalan Pasar Baru, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa (25 Juni 2019) sekitar pukul 04.30 WIB. Korban meninggal dunia diketahui berinisial Yosef alias Abeng (33 tahun), yang merupakan anak pemilik ruko. Korban ditemukan terpanggang pada sebuah tangga yang ada di dalam gedung ruko dua lantai itu.

Personel gabungan dari Unit Pemadam Kebakaran dan Polres Cianjur yang dipimpin langsung Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, dan Wakapolres Cianjur, Kompol Jaka Mulyana, mengalami kesulitan untuk mengevakuasi korban, karena kepulan asap hitam dari dalam gedung.

“Korban meninggal dunia ada satu orang, berinisial Y yang merupakan anak dari pemilik toko. Posisinya ditemukan telungkup di tangga,” kata Soliyah di lokasi kejadian, Selasa (25 Juni 2019).

Soliyah mengungkapkan, jajarannya belum dapat memastikan penyebab terjadinya kebakaran tersebut. Pihak kepolisian pun akan mendalami musibah yang menewaskan satu orang tersebut.

“Kita lakukan pendalaman terkait penyebab kebakaran ruko tersebut. Termasuk ada barang apa saja di dalam ruko. Mengingat ada juga suara ledakan kembang api saat kebakaran,” ujarnya.

Sementara, Ade Hambali (55 tahun), salah seorang saksi di lokasi kejadian, menuturkan, api dari dalam ruko mulai terlihat sekitar pukul 04.30 WIB. Mulanya warga mendengar suara ledakan petasan yang disusul dengan kobaran api dari dalam ruko tersebut.

Namun, imbuh Ade, tidak lama kemudian api terus membesar dan menghancurkan bangunan ruko yang menjual kembang api, layangan, oli, dan bahan bakar.

“Saya tahu ada kebakaran dari warga yang melintas, kebetulan kan kios saya di seberang Ruko itu. Sekitar pukul 05.00 WIB, api sudah cukup besar, ada juga suara ledakan kembang api,” jelas Ade.

Menurutnya, warga sudah tidak berani masuk ke area ruko untuk menyelamatkan pemilik toko yang terjebak di dalamnya. Bahkan satu unit mobil pemadam kebakaran yang tiba beberapa saat setelah kejadian pun tidak mampu memadamkan api yang mulai membesar.

“Begitu saya datang sudah ada satu unit mobil pemadam. Tapi api sudah besar. Tidak lama kemudian, mobil pemadam lainnya berdatangan,” kata dia.

Ada lima unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar pukul 07.30 WIB. (daz)

Comments

comments