Pilkada 2020, Jangan Nyalon dari Golkar Kalau tak Punya Komitmen

0
286

CIANJUR, patas.id – Menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Cianjur 2020, kader Partai Golkar meminta agar mengusung calon sendiri. Bahkan, ada kader yang mengaku tak rela jika partai mengusung kader dari luar partai yang tak memiliki komitmen dan militansi terhadap partai pengusung.

“Saya sebagai kader sekaligus pengurus Partai Golkar tidak akan rela jika partai mengusung orang di luar kader. Sudah terbukti mengusung di luar kader jiwa militansi terhadap partai tidak ada. Jadi buat apa mengusung orang luar selagi masih ada kader Partai Golkar mempuni,” ujar H Toto Iskandar, pengurus Bidang Koperasi, Wirausaha, dan UMKM DPD Partai Golkar Kabupaten Cianjur, Minggu (9 Juni 2019).

Kalau mau lebih ekstrem, kata Toto, Partai Golkar harus menolak calon dari kalangan birokrat maju dalam pilkada.

“Karena otak birokrasi sudah tertanam di jiwa mereka dan susah untuk dihilangkan, jadi komitmen dan militansi terhadap partai pengusung sangat rendah,” tutur Toto.

Toto mencontohkan pasangan Bupati dan Wakil Bupati Cianjur saat ini yang diusung Partai Golkar. Pasangan ini, kata Toto, awalnya siap membesarkan partai pengusung, yakni Partai Golkar.

“Kenyataannya nol besar. Di tengah jalan malah berbelot membesarkan partai lain yang bukan pengusung. Indikasinya, pada Pileg 2019 lalu Partai Golkar tak mendapat bantuan sama sekali sehingga perolehan kursinya tak maksimal, malah partai lain yang kursinya bertambah,” tutur Toto.

Menurut Toto, saat ini pun Plt Bupati Cianjur, Herman Suherman, tak jelas komitmennya terhadap Partai Golkar. Dia malah cenderung berpihak pada partai lain yang justru bukan partai pengusung.

“Sudah bukan rahasia lagi arah Plt Bupati Cianjur ke partai mana saat ini. Komitmen yang dibangunnya bukan dengan Partai Golkar sebagai partai pengusung,” tukas Toto.

Toto mengharapkan pada Pilkada Cianjur 2020 kader potensial Partai Golkar diusung untuk maju. Sebab, jika calonnya dari partai sendiri, militansi dan komitmennya pasti jelas.

“Untuk masalah ini, saya sebagai kader meminta agar Kang Ade Barkah yang saat ini menjabat sebagai Sekjen DPD Partai Golkar Jawa Barat sekaligus Wakil Ketua DPRD Jawa Barat, agar turun langsung menjadi calon,” tegas Toto. (daz)

Comments

comments