Pasukan Dalmas Datang, Massa Tinggalkan Mapolsek Cidaun

0
864

CIANJUR, patas.id – Markas Polsek Cidaun sempat digeruduk massa gara-gara tabrak lari yang menewaskan 3 warga di Jalan Raya Cidaun, Kampung Girang, Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, Sabtu (11 Mei 2019). Warga marah dan mendatangi Mapolsek Cidaun karena mobil Honda Jazz berpelat nomor D 1722 GX yang menabrak warga yang sedang nongkrong di pinggir jalan tersebut diketahui milik salah seorang anggota Polsek Cidaun.

Namun, Minggu (12 Mei 2019) dini hari saat satu peleton Pasukan Dalmas dari Satuan Sabhara Polres Cianjur datang ke lokasi, situasi sudah terkendali, meskipun satu unit mobil yang menabrak habis dibakar massa.

Kepala Bagian Operasional Polres Cianjur, Kompol Warsito, yang memimpin pasukan menjelaskan bahwa situasi di Mapolsek Cidaun aman terkendali.

“Ini kan murni kasus kecelakaan lalu lintas. Memang kendaraan yang terlibat kecelakaan itu milik anggota kami (Polsek Cidaun), bukan kendaraan dinas, tapi milik pribadi yang dipakai orang lain,” ujar Warsito di Mapolsek Cidaun, Minggu 12 Mei 2019.

Menurut Warsito, kasus ini tidak ada kaitan dengan kesatuan polisi karena pelakunya bukan anggota polisi.

“Status kendaraan itu milik pribadi, jadi tak ada masalah dipakai orang lain, mau disewa atau dipinjam. Kendaraan itu terlibat kecelakaan yang menewaskan korbannya, kita akan proses sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku,” tutur Warsito.

Warsito mengimbau kepada warga agar menyerahkan kasus ini kepada jajaran penegak hukum. “Jangan main hakim sendiri. Serahkan kepada kami untuk memprosesnya,” tegas Warsito.

Sementara itu, situasi di Mapolsek Cidaun sendiri terpantau aman. Warga yang sebelumnya bergerombol akhirnya membubarkan diri setelah sebelumnya sempat memukuli pelaku dan membakar mobil yang menabrak warga.

Belum ada tindakan yang dilakukan polisi untuk urusan tindak kekerasan yang dilakukan warga. “Kita lihat situasi dulu,” tutur Warsito. (daz)

Comments

comments