Masuk Masa Tenang, Bawaslu Sikat APK

0
24

CIANJUR, patas.id – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur bersama personel gabungan dari Satpol PP dan Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) mulai melakukan penertiban alat peraga kampanye (APK), Minggu (14 April 2019) dini hari. Penertiban alat peraga kampanye yang dilakukan serentak di seluruh wilayah Kabupaten Cianjur itu dilakukan saat masuknya masa tenang Pemilu 2019.

Dalam penertiban itu, petugas menerjunkan satu unit mobil crane milik Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cianjur untuk mencopot alat peraga dari para kontestan Pemilu 2019, baik calon legislatif maupun calon presiden yang terpasang ditempat yang sulit dijangkau atau terpasang di atas billboard.

Penertiban dimulai dari kawasan perbatasan Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Bandung Barat, menyisir setiap titik yang masih terpasang alat peraga.

“Penertiban (APK) ini dilakukan serentak di seluruh wilayah di Kabupaten Cianjur. Dengan masuknya masa tenang ini, tidak hanya pemasangan alat peraga, kegiatan kampanye dalam bentuk apapun dilarang,” kata Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikir Nur, kepada wartawan, di sela-sela penertiban, Minggu (14 April 2019).

Hadi menyebutkan, penertiban alat peraga itu akan terus dilakukan hingga H-1 pencoblosan atau pada 16 April mendatang.

Selain itu, jelas Hadi, untuk memaksimalkan proses penertiban jajarannya juga telah membentuk patroli masa tenang. Dimana, mereka akan terus memantau berbagai potensi kerawanan pemilu.

“Kita bentuk tim patroli masa tenang, mereka akan terus bekerja hingga hari pencoblosan. Tim patroli itu, untuk memantau atau mengantisipasi berbagai potensi kerawanan, seperti politik uang,” jelasnya.

Dalam masa tenang itu, sambung Hadi, jajarannya juga terus melakukan pemantauan terhadap akun-akun media sosial, baik milik calon legislatif maupun tim sukses dari calon presiden.

“Masa tenang ini semua aktivitas kampanye dilarang, termasuk kampanye di media sosial. Jika memang ditemukan adanya pelanggaran kita akan tindak dengan aturan yang berlaku,” tandanya. (daz)

Comments

comments