Nenek Uwen Dianiaya Maling

0
46

CIANJUR, patas.id – Uwen Juariah (76 tahun) warga Kampung Haurwangi RT 01/RW 05, Desa Haurwangi, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, mendapatkan perawatan intensif di instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Cianjur. Dia mengalami luka serius di sejumlah bagian tubuhnya akibat dianiaya orang tak dikenal di rumahnya, Minggu (31 Maret 2019) sekitar pukul 02.30 WIB.

Berdasarkan informasi, peristiwa nahas yang menimpa perempuan tua itu terjadi saat Uwen dikabarkan telah menjual hasil taninya berupa gabah senilai Rp 6 juta. Saat malam tiba, Uwen yang tinggal sendiri di kediamannya itu disatroni orang tak dikenal dan memintanya menyerahkan uang hasil penjualan gabah.

“Diduga pelaku masuk melalui jendela dekat ruang tengah, kurang jelas berapa orangnya. Tapi pelaku yang menggunakan penutup muka itu langsung menuju kamar nenek (Uwen) dan menanyakan uang hasil penjualan gabahnya,” kata Evi Aprilia (23 tahun), cucu korban, kepada wartawan saat ditemui di IGD RSUD Cianjur, Minggu (31 Maret 2019).

Karena hasil penjualan gabah belum diterima sang nenek, lanjut Evi, pelaku terus memaksa korban untuk menyerahkan. “Mungkin pelaku kesal, hingga tega menganiaya nenek saya. Akibatnya, terdapat beberapa luka di bagian wajah, kepala, dan tangan yang harus mendapatkan beberapa jahitan,” ujarnya.

Evi mengaku pertama kali mengetahui kejadian yang menimpa neneknya itu, Minggu sekitar pukul 05.30 WIB saat salah seorang tetangganya datang memberitahukan.

“Saat diberi tahu, kita langsung datang ke lokasi yang jaraknya sekitar 50 meter di belakang rumah orangtua saya. Saat pertama kali dilihat, kondisi nenek saya dalam keadaan tertelungkup di dalam kamarnya dengan tangan terikat ke belakang dengan sabuk,” jelasnya.

Evi meminta pihak kepolisian dapat segera mengungkap aksi kejahatan yang menimpa neneknya itu. “Kita serahkan semuanya kepada polisi, mudah-mudahan saja segera terungkap dan pelakunya ditangkap,” tandasnya.

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Cianjur, AKP Budi Nuryanto, membenarkan dengan kejadian itu. Budi menyebutkan penanganannya masih ditangani Polsek Bojongpicung.

“Betul, kita masih melakukan penyelidikan terkait kejadian itu. Kita juga bersama Unit Reskrim Polsek Bojongpicung terus melakukan pencarian pelaku,” singkat Budi. (daz)

Comments

comments