Ganja 26 Kilo Disembunyikan di Bawah Tumpukan Ikan Teri

0
43

CIANJUR, patas.id – Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Barat dan BNNK Cianjur menggagalkan peredaran ganja kering seberat 26 kilogram yang sudah dibungkus ke dalam 25 paket. Paket ganja kering itu berasal dari wilayah Sumatera Utara yang akan diedarkan di wilayah Cianjur.

“Kejadiannya pada 17 Januari. TKP-nya di Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet,” kata Kepala BNNK Cianjur, AKBP Basuki, kepada wartawan di Pendopo Cianjur, Kamis (14 Februari 2019).

Pengungkapan kasus itu, kata Basuki, berawal ketika BNNK Cianjur mendapat informasi bakal ada transaksi serah terima narkoba jenis ganja kering di Desa Sukanagalih Kecamatan Pacet. Informasi itu ditindaklanjuti dengan melakukan penyelidikan berkoordinasi bersama BNNP Jawa Barat.

“Setelah pasti, kami langsung melakukan penggerebekan dan penangkapan terhadap dua orang tersangka. Dari mereka, kami menemukan 25 paket ganja kering seberat 26 kilogram,” tuturnya.

Dua tersangka pengedar ganja tersebut yakni HR alias Dede (23 tahun), warga Desa Palasari Kecamatan Cipanas dan YAS (31 tahun), warga Desa Batulawang Kecamatan Cipanas. Kedua tersangka berupaya mengelabui paket ganja kering itu yang ditutupi ikan teri.

“Modus operandi yang digunakan kedua tersangka dilakukan dengan cara membungkus ganja kering dengan ikan teri. Jadi ganjanya disimpan di bawah teri. Mereka berkamuflase supaya bau ganjanya tak tercium. Namun kami tak kecolongan,” ungkap Basuki.

Saat ini kedua tersangka masih dalam pemeriksaan intensif di BNNK Cianjur. Sedangkan proses penyelidikan kasusnya ditangani BNNP Jawa Barat.

“Dengan digagalkannya peredaran sebanyak 26 kilogram atau 25 paket ganja kering, kami berhasil menyelamatkan sebanyak 156 ribu warga Cianjur dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments