Mulai April, Pembagian Raskin Dihentikan

0
35

CIANJUR, patas.id – Pembagian bantuan sosial beras untuk masyarakat sejahtera (rastra) atau sebelumnya lebih dikenal beras untuk warga miskin (raskin) di Kabupaten Cianjur tahun ini akan dihentikan sementara mulai April 2019. Namun Bulog Sub Divisi Regional Cianjur masih tetap akan menyerap beras dari para petani.

“Penyaluran bansos rastra di Kabupaten Cianjur kemungkinan hanya sampai April 2019. Setelah itu kita otomatis tidak punya outlet penyaluran,” ujar Kepala Bulog Subdivre Cianjur, Agus Siswantoro, di Cianjur, Rabu (13 Februari 2019).

Menuruy Agus, saat ini stok beras di Bulog Subdivre Cianjur mencapai hampir 6 ribu ton. Stok yang ada di empat gudang milik Bulog Subdivre Cianjur sebanyak 4.500 ton ditambah pasokan dari Kabupaten Karawang sebanyak 1.500 ton. Empat gudang Bulog Subdivre Cianjur berada di Panembong dan Bojong di Kabupaten Cianjur, di Pasirhalang Kabupaten Sukabumi, dan di Dramaga Kota Bogor.

“Stok kita cukup. Saat ini ada 4.500 ton kemudian dapat tambahan 1.500 ton dari Karawang. Tapi begitu kami terus melaksanakan penugasan penyerapan beras,” ujarnya.

Agus menuturkan, setelah April, Bulog menunggu petunjuk lebih lanjut dari pemerintah pusat menyangkut kelanjutan program berikutnya. Bulog Subdivre Cianjur menargetkan bisa menyerap pengadaan beras tahun ini sebanyak 19.429 ton.

“Selama satu tahun ini jika dibulatkan kami targetkan pengadaan beras sebanyak lebih kurang 20 ribu ton,” tutur Agus.

Agus optimistis target pengadaan beras sebanyak itu bisa tercapai. Dalihnya, selama ini target pengadaan beras dari tahun ke tahun selalu tercapai bahkan melebihi.

“Tahun lalu pagunya lebih kurang antara 30 ribu ton hingga 35 ribu ton. Realisasinya melebihi target lebih dari 100 persen,” tukas Agus.

Berdasarkan data Bulog Subdivre Cianjur, target pegadaan beras selama 2019 sebanyak 19.429 ton rinciannya pada Januari sebanyak 188 ton, Februari sebanyak 1.910 ton, Maret sebanyak 2.581 ton, April sebanyak 3.114 ton, Mei sebanyak 2.738 ton, Juni sebanyak 745 ton, Juli sebanyak 385 ton, Agustus sebayak 811 ton, September sebanyak 1.385 ton, Oktober sebanyak 2.789 ton, November sebanyak 1.582 ton, dan Desember sebanyak 931 ton. Target tersebut berasal dari pemasok sebanyak 11.408 ton dan dari satuan kerja sebanyak 8.021 ton. (daz)

Comments

comments