Warga Cisel Butuh Terminal Bus

0
51

CIANJUR, patas.id – Trayek baru Pangandaran-Sindangbarang-Tegalbuleud yang dilayani bus Damri sangat membantu akses perjalanan warga, khsususnya yang ada di Cianjur selatan. Ada 6 unit bus milik BUMN tersebut yang sudah dioperasikan sejak 2 tahun lalu. Untuk melayani kebutuhan tersebut, dibutuhkan sebuah terminal bus karena selama ini perusahaan bus menggunakan pool di luar terminal.

Samsul (45 tahun), salah seorang sopir bus Damri, menjelaskan, saat ini rute yang dilayani Sindangbarang-Tegalbuleud, Sindangbarang-Garut, dan Sindangbarang-Pangandaran.

“Selama ini pangkalan bus menggunakan pool di daerah Pasir Kaderi dan Saganten. Kami berharap pemerintah segera membangun terminal minimal supaya para penumpang juga bisa nyaman dan lebih membantu kesejahteraan warga sekitar,” ujar Samsul kepada wartawan, Selasa (12 Februari 2019).

Menurut Samsul, untuk tarif Sindangbarang-Tegalbuleud dikenakan Rp 40 ribu dan Sindangbarang-Garut Rp 50 ribu. Sementara tarif Sindangbarang-Pangandaran Rp 70 ribu.

“Kalau untuk penghasilan saya sendiri sistemnya digaji, kan ini mobil milik BUMN melalui Kementerian Perhubungan,” kata dia.

Dadang (50 tahun), salah seorang calon penumpang, mengatakan, keberadaan bus Damri ini sangat membantu. Dia pun berharap ada terminal di Sindangbarang supaya calon penumpang merasa nyaman menunggu bus.

“Bus Damri ini sangat membantu warga, khususnya Cianjur selatan. Sayangnya belum ada terminal sehingga selama ini bus ngetem di jalan depan Alun-alun Sindangbarang,” kata dia. (daz)

Comments

comments