Horeee, Surat Suara Telah Tiba

0
14

CIANJUR, patas.id – Sebanyak 5,1 juta lembar surat suara untuk kebutuhan Pemilu Legislatif 2019 sudah diterima Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Cianjur, Senin (11 Februari 2019). Jumlah tersebut baru untuk memenuhi kebutuhan pemilihan DPR, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten.

“Kalau yang sampai ke Cianjur itu untuk hari ini (kemarin) sejumlah 5,1 juta lembar surat suara. Itu dari tiga jenis surat suara. Yang pertama surat suara untuk pemilihan DPR RI, yang kedua surat suara untuk pemilihan DPRD provinsi, dan yang ketiga untuk pemilihan DPRD kabupaten,” kata Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, di sela-sela penerimaan logistik surat suara di gudang KPU di Jalan Pasundan, Desa Sabandar, Kecamatan Karangtengah, Kabupaten Cianjur, Senin (11 Februari 2019).

Distribusi logistik surat suara sebanyak lebih kurang 5,1 juta lembar itu menggunakan 12 unit truk. Surat suara dicetak di Rancaekek, Kabupaten Bandung. Hilman menyebutkan, surat suara untuk kebutuhan Pemilihan Presiden dan DPD belum diterima lantaran berbeda tempat percetakan.

“Pilpres dan DPD belum. Itu beda percetakan. Bukan di Rancaekek seperti yang hari ini dikirim, tapi di Cikarang, Kabupaten Bekasi. Hari ini ada 12 truk yang mendistribusikan surat suara. Kami masih menunggu 4 truk lagi. Hari ini harus bisa diselesaikan,” tegasnya.

Kalau ditotal, jumlah kebutuhan surat suara untuk Pemilu 2018 di Kabupaten Cianjur mencapai lebih kurang 8 juta lembar. Semua surat suara yang sudah diterima KPU Kabupaten Cianjur mulai ditata rapi di gudang.

“Kita yang pasti menyiapkan ruangan (gudang) untuk (menampung) 9 jenis surat suara. Di Kabupaten Cianjur ada 5 dapil ditambah DPRD provinsi, DPR RI, DPD, dan Pilpres,” jelasnya.

Jumlah pemilih di Kabupaten Cianjur berdasarkan data terakhir daftar pemilih tetap hasil perbaikan (DPTHP) tahap II sebanyak 1.668.744 pemilih. Hingga saat ini masih banyak kebutuhan logistik yang belum diterima KPU Kabupaten Cianjur.

“Masih banyak (logistik yang belum diterima). Seperti form-form C1, C Plano, form D untuk rekap. Masih banyak, terutama untuk hitung dan rekap. Itu masih belum,” jelasnya.

Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubungan Antarlembaga Bawaslu Kabupaten Cianjur, Hadi Dzikri Nur, menambahkan, pihaknya ingin memastikan tempat penyimpanan logistik surat suara dijauhkan dari potensi yang bisa merusak. Hasil pengamatan Bawaslu, kondisi gudang penyimpanan logistik sejauh ini masih cukup layak.

“Kami sudah berkoordinasi dengan KPU untuk memastikan supaya tempatnya dijauhkan misalnya dari air atau jangan sampai bocor. Sejauh ini pengamatan kami di lapangan, kondisi gudang masih layak,” kata Hadi, kemarin.

Selain itu, kata Hadi, Bawaslu juga harus memastikan kondisi surat suara. Namun untuk mengeceknya harus menunggu dimulainya tahapan penyortiran.

“Minimalnya saat pertama distribusi ini tidak ada yang rusak. Kami juga memantau gudang lainnya yang menyimpan kebutuhan logistik seperti kotak suara dan bilik suara. Sejauh ini terpantau masih aman,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments