Template Surat Suara Pileg untuk Disabilitas Belum Ada

0
9

CIANJUR, patas.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur terus berkoordinasi dengan KPU Jawa Barat dan KPU RI menyangkut template surat suara bagi penyandang disabilitas untuk kebutuhan Pemilu 2019. Penyebabnya, informasi yang diterima, sampai saat ini template surat suara hanya untuk kebutuhan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden.

“Itu (template) ada, tapi hanya untuk pemilihan presiden. Sementara untuk DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten, itu tidak ada template-nya. Jadi KPU RI hanya menyediakan template untuk pemilihan presiden dan wakil presiden,” kata Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, Kamis (7 Februari 2019).

Hilman mengaku sampai saat ini masih menunggu informasi lebih lanjut dari KPU RI dan KPU Jawa Barat menyangkut penyediaan template surat suara bagi penyandang disabilitas. Dalihnya, pengadaan surat suara ranahnya berada di KPU RI dan KPU Jawa Barat.

“Itu yang masih kami tanyakan. Masih kita tunggu informasinya dari KPU Jawa Barat,” tegas Hilman.

Secara umum distribusi kebutuhan logistik yang diterima KPU Kabupaten Cianjur dari KPU RI dan KPU Jawa Barat tidak ada kendala berarti. Sampai sekarang hampir semua kebutuhan logistik sudah diterima KPU Kabupaten Cianjur dalam kondisi bagus.

“Alhamdulillah, dari (logistik) yang sudah diterima, kotak suara tidak ada yang rusak. Tapi ada tiga kotak suara yang beda ukuran sehingga mengganggu pengucian. Kondisinya masih sangat baik dan masih layak digunakan pada hari H. Bukan rusak,” jelas Hilman.

Belum lama ini KPU Kabupaten Cianjur mendapatkan kembali tambahan logistik dari KPU Jawa Barat berupa sampul. Sesuai jadwal, semua distribusi logistik harus sudah diterima KPU kota dan kabupaten pada Maret.

“Masih ada kebutuhan logistik yang diproduksi KPU Jawa Barat belum kami terima,” tuturnya.

Kebutuhan logistik yang sudah diterima KPU Kabupaten Cianjur di antaranya kotak suara, bilik suara, sampul, serta berbagai alat kelengkapan TPS seperti busa, paku, ID card, dan lainnya. Saat ini logistik yang masih dalam proses di antaranya surat suara serta berbagai form lain.

“Pada prinsipnya (logistik) yang besar-besar sudah (diterima) seperti kotak dan bilik suara walaupun masih kurang. Sekarang tinggal surat suara dan logistik penting lainnya seperti form-form C1, C Plano, itu belum. Form-form itu jadi hal mendasar yang bisa jadi dasar hukum si ini menang atau kalah, itu belum ada,” ungkap Hilman.

Sepengetahuannya, tutur Hilman, saat ini masih ada kendala dalam proses pengadaan berbagai kebutuhan logistik. Di antaranya menyangkut ketentuan tentang pemungutan dan penghitungan suara yang belum kelar di KPU RI dan Kementerian Hukum dan HAM.

“Kondisi ini cukup menghambat dalam proses pengadaan yang ada, khususnya di KPU Jawa Barat,” tukasnya. (daz)

Comments

comments