Cegah DBD, Polres Cianjur Fogging Pemukiman Warga

0
30

CIANJUR, patas.id – Polres Cianjur melalui program Polisi Peduli melakukan fogging (pengasapan) di Kampung Margaluyu, Kelurahan Muka, Kecamatan Cianjur, Kabupaten Cianjur, Selasa (29 Januari 2019). Di permukiman itu warga setempat diketahui ada yang positif terjangkit demam berdarah dengue (DBD).

“Kami sifatnya membantu pemerintah daerah yang disinergiskan dengan program Polisi Peduli. Kebetulan kami juga memiliki alat fogging. Langkah ini sebagai upaya antisipasi agar DBD tak meluas,” kata Kapolres Cianjur, AKBP Soliyah, kepada wartawan, Selasa (29 Januari 2019).

Di wilayah itu terdapat salah seorang korban DBD bernama Arneta Diana Calista (6 tahun). Bocah tersebut sempat dirawat selama 4 hari di RSUD Cianjur. Saat ini Arneta menjalani perawatan di rumah setelah teombositnya dinyatakan kembali normal.

“Saat ini di wilayah hukum Polres Cianjur banyak dilaporkan terjadi kasus DBD. Tidak hanya menyerang kalangan anak-anak, orang dewasa juga dilaporkan terjangkit DBD. Bahkan putra dan putri anggota kami juga ada yang terkena DBD. Ini tentunya jadi keprihatinan. Kami harus bergerak,” tegas Soliyah.

Meskipun bukan solusi utama pemberantasan sarang nyamuk, kata Soliyah, tetapi fogging diharapkan jadi upaya menangkal penyebaran penyakit yang diakibatkan gigitan nyamuk Aedes Aegepty tersebut.

“Kami langsung fogging sejumlah rumah di tempat ini, utamanya yang terjangkit DBD,” ucapnya.

Selain melakukan fogging, kata Soliyah, Polres Cianjur juga ikut menyosialisasikan pola hidup bersih dan sehat kepada masyarakat. Polisi mengarahkan masyarakat agar bisa menjaga kebersihan lingkungan.

“Jangan membuang sampah sembarangan. Genangan-genangan air harus dibersihkan agar tak jadi tempat berkembang biaknya nyamuk Aedes Aegepty. Kami nanti bersinergis dengan Dinas Kesehatan,” tandasnya.

Ernayati (50 tahun), nenek Arneta Diana Calista, mengatakan, cucunya sempat dirawat di RSUD Cianjur selama 4 hari. Gejala awal cucunya mengalami demam.

“Kemudian dicek darah. Trombositnya turun hingga 42. Sejak Jumat dirawat di rumah sakit. Baru pulang kemarin (Senin),” kata Ernayati.

Saat ini kondisi cucunya sudah mulai membaik. Ia mengapresiasi upaya Polres Cianjur yang bergerak cepat melakukan fogging di sekitar tempat tinggalnya.

“Mudah-mudahan tidak ada lagi warga di sini yang kena DBD,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments