Beban 77,5 Persen Partisipasi Pemilu 2019 di Pundak Relawan Demokrasi

0
16

CIANJUR, patas.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Cianjur, menaruh harapan besar kepada petugas Relawan Demokrasi bisa memaksimalkan sosialisasi Pemilu 2019 ke semua kalangan. Sehingga target partisipasi pemilih pada Pemilu 2019 sebesar 77,5 persen bisa tercapai.

“Kami sudah menyelesaikan proses rekrutmen Relawan Demokrasi. Jumlahnya sebanyak 55 orang, sama seperti di kota dan kabupaten lain di Indonesia. Mereka sangat diharapkan bisa membantu menyosialisasikan Pemilu 2019 kepada masyarakat untuk mengejar target partisipasi pemilih sebesar 77,5 persen,” kata Ketua KPU Kabupaten Cianjur, Hilman Wahyudi, kepada wartawan, Kamis (24 Januari 2019).

Para petugas Relawan Demokrasi akan bekerja selama lebih kurang selama tiga bulan terhitung sekarang hingga April 2019. Proses rekrutmen dilakukan secara terbuka dengan seleksi yang relatif sederhana.

“Mereka hanya mengikuti tahapan wawancara,” ungkapnya.

Untuk mengefektifkan kinerja Relawan Demokrasi, kata Hilman, masing-masing sejak awal harus memiliki basis-basis komunitas pemilih yang dijadikan bidikan sosialisasi. Terdapat sedikitnya 10 basis komunitas yang nanti jadi fokus sosialisasi dari para Relawan Demokrasi.

“Misalnya basis komunitas pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, pemilih disabilitas serta pemilih keluarga,” terangnya.

Jumlah petugas Relawan Demokrasi di satu basis bervariasi. Di satu basis diisi 4 orang Relawan Demokrasi, bahkan lebih.

“Paling banyak itu Relawan Demokrasi di basis pemilih keluarga. Jumlahnya ada 16 orang,” ucapnya.

KPU sudah membekali setiap Relawan Demokrasi dengan berbagai materi sosialisasi. Setiap satu bulan sekali KPU melakukan evaluasi dan membuat perencanaan sebagai tindak lanjut.

“Intinya sih tak jauh berbeda dengan Agen Sosialisasi yang dibentuk saat Pilkada 2018,” ungkap Hilman.

KPU optimistis dibentuknya Relawan Demokrasi akan mampu mendongrak tingkat partisipasi pemilih. Pada Pilkada 2018, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Cianjur di kisaran 57 persen.

“Meskipun partisipasi pemilih pada Pilkada 2018 di bawah 60 persen, tapi ada peningkatan dari Pilkada 2015. Kami optimistis, pada Pemilu 2019 yang levelnya nasional, tingkat partisipasi masyarakat akan meningkat. Harapannya bisa mencapai target nasional sebesar 77,5 persen. Kalaupun tidak, kami targetkan minimal 70 persen,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments