Musim Libur, KA Siliwangi Diserbu Penumpang Asal Sukabumi

0
41

CIANJUR, patas.id – Jumlah penumpang Kereta Api Siliwangi jurusan Cianjur-Sukabumi, Jawa Barat, cenderung melonjak selama masa liburan sekolah yang berbarengan Natal dan Tahun Baru 2019. Kenaikan jumlah penumpang diakumulasi rata-rata mencapai 50 persen setiap kali keberangkatan.

“Kenaikan penumpang kereta api lumayan banyak setiap kali keberangkatan. Kalau melihat manifestasi yang tercatat di komputer, penaikannya sekitar 50 persen dibanding hari biasa,” terang Kepala Stasiun Cianjur, Nurizal, kepada wartawan, Kamis (27 Desember 2018).

Selama liburan akhir tahun kali ini, kata Nurizal, rata-rata jumlah penumpang setiap kali keberangkatan di kisaran 500 hingga 600 orang. Pada hari biasa, jumlah penumpang rata-rata sekitar 300-400 orang.

“Itu per satu relasi (keberangkatan). Pagi jumlahnya segitu, siang juga sama. Setiap kali liburan, termasuk sekarang, rata-rata mencapai 500 hingga 600 orang penumpang,” jelasnya.

Kereta Api Siliwangi memiliki lima gerbong termasuk restorasi. Setiap hari melayani tiga kali keberangkatan baik dari Cianjur menuju Sukabumi maupun sebaliknya.

“Kita tak ada penambahan gerbong. Masih tetap lima. Kita nggak ada target harus mencapai berapa orang penumpang karena Kereta Api Siliwangi merupakan perintis. Jadi masih didanai pemerintah atau biasa disebut PSO (Public Service Obligation),” tegasnya.

Saat ini relatif banyak tempat di Cianjur yang bisa dikunjungi wisatawan, termasuk dari Sukabumi. Satu di antaranya kawasan Alun-Alun Cianjur yang saat ini kondisinya berubah total meskipun belum secara resmi dibuka untuk umum.

“Warga Sukabumi yang berlibur ke Cianjur memilih menggunakan kereta api. Dari jumlah rata-rata 500 hingga 600 penumpang setiap keberangkatan, hampit 200 orang kebanyakan berangkat dari Sukabumi. Tapi saat berada di Cianjur, mereka tak terlalu jauh. Paling ke Kaum dan Alun-Alun karena saat pulang mereka menggunakan lagi Kereta Api Siliwangi,” kata dia.

Nurizal mengatakan Kereta Api Siliwangi jadi moda transportasi yang cukup digandrungi. Selain murah dengan harga tiket Rp 3 ribu, Kereta Api Siliwangi saat ini juga dilengkapi dengan pendingin udara.

“Saking banyaknya masyarakat yang menggunakan Kereta Api Siliwangi, banyak juga yang tak kebagian tiket,” tuturnya.

Stasiun Cianjur merupakan satu di antara posko yang disiapkan PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daops 2 Bandung selama Natal dan Tahun Baru 2019. Operasionalisasi posko berlangsung sejak 20 Desember 2018 hingga berakhir pada 7 Januari 2019.

“Ada lima posko di lima stasiun yang disiapkan selama berjalannya liburan Natal dan Tahun Baru 2019, termasuk di Cianjur. Posko lainnya berada di Purwakarta, Padalarang, Bandung, dan Banjar,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments