Jelang Natal Harga Sembako Masih Stabil

0
26

CIANJUR, patas.id – Tim Satuan Tugas Pangan Polres Cianjur bersama organisasi perangkat daerah (OPD) teknis setempat melakukan sidak harga dan pasokan komoditas kebutuhan pokok ke sejumlah pasar menjelang Natal dan Tahun Baru 2019, Senin (17 Desember 2018). Hasil pemantauan, hingga kini harga, pasokan, maupun persediaan beragam komoditas masih relatif stabil.

“Kami dari Polres Cianjur beserta Tim Satgas Pangan mengecek harga dan pasokan komoditas kebutuhan pokok masyarakat. Sejauh ini masih stabil,” kata Wakapolres Cianjur, Kompol Yanna Nurhandiana, kepada wartawan di sela sidak di Pasar Induk Pasirhayam, Senin (17 Desember 2018).

Berdasarkan data di UPT Pasar Induk Pasirhayam, pekan ini harga komoditas beras medium II di kisaran Rp 10 ribu per kilogram dan beras premium di kisaran Rp 10.500 per kilogram. Sementara komoditas daging sapi masih di kisaran Rp 110 ribu per kilogram, daging ayam broiler di kisaran Rp 36 ribu per kilogram, dan telor ayam Rp 26 ribu per kilogram.

Pada komoditas sayuran, harga cabai merah tanjung dan cabai merah TW pekan ini terpantau naik. Pekan ini harga cabai merah tanjung di kisaran Rp 40 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp 35 ribu per kilogram dan cabai merah TW semula Rp 25 ribu naik jadi Rp 28 ribu per kilogram. Sedangkan cabai merah keriting stabil di kisaran Rp 20 ribu per kilogram, cabai rawit hijau di kisaran Rp 18 ribu per kilogram, dan cabai rawit merah di kisaran Rp 24 ribu per kilogram.

“Untuk harga dan pasokan, sejauh ini insyaallah tidak ada kendala selama Natal dan Tahun Baru 2019,” tegasnya.

Ia menyebutkan dari hasil sidak di Pasar Induk Pasirhayam dan, ada sejumlah pedagang yang mengeluh kerap berfluktuasinya harga telor ayam yang cenderung naik. Namun Yanna mengatakan kondisi tersebut tidak terlalu menimbulkan gejolak di lapangan.

“(Harga) telur memang ada penaikan. Tapi insyaallah ke depan bisa diatasi,” ucapnya

Ia pun mengingatkan kepada para pedagang maupun distributor dan agen agar tak memainkan harga di saat permintaan masyarakat tinggi. Sebab, Polres Cianjur akan memproses hukum siapapun yang kedapatan menjadi spekulan.

“Kami ada tindak tegas dan memproses hukum lebih lanjut,” tuturnya.

Karena itu, lanjut dia, pemantauan harga, pasokan, dan persediaan komoditas kebutuhan masyarakat akan terus dilakukan berkesinambungan. Sehingga, nantinya tidak ada oknum-oknum spekulan yang bermain harga dan dostribusi.

“Ini akan kita terus pantau hingga menjelang Natal dan Tahun Baru 2019. Meskipun sekarang harga masih relatif stabil, tetapi kami terus pantau,” jelasnya.

Yanna pun mengimbau agar masyarakat cerdas memilih dan memilih berbagai komoditas yang akan dikonsumsi. Imbauan itu menyusul digerebeknya tempat produksi mi berformalin beberapa hari lalu di Kampung Gelar, Kelurahan Pamoyanan, Kecamatan Cianjur.

“Selain di sini (Pasar Induk Cianjur Pasirhayam), kami juga cek harga dan persediaan komoditas kebutuhan bahan pokok di Pasar Muka (Ramayana),” pungkasnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koperasi UKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Cianjur, Yana Kamaludin, mengatakan menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 tidak terpantau gejolak harga yang signifikan. Namun diperlukan partisipasi semua komponen menjaga stabilitas harga dari mulai hulu hingga ke hilir.

“Tadi kita pantau bersama-sama di lapangan, soal harga menjelang Natal dan Tahun Baru 2019 tidak ada gejolak. Tapi kami akan terus pantau dari mulai hulu hingga ke hilir,” pungkasnya. (daz)

Comments

comments