Pasca OTT Bupati Cianjur, Baligo Nasdem Dirusak dan Dicoreti

0
291

CIANJUR, patas.id – Pasca OTT Bupati Cianjur, Irvan Rivano Muchtar, oleh KPK, berimbas pada perusakan alat peraga kampanye caleg dari Partai Nasdem. Baligo dan banner caleg Partai Nasdem di beberapa tempat ada yang dirobek, ada pula yang dicoreti.

Di Kecamatan Pacet dan Cipanas, baligo caleg Nasdem dicoreti tulisan menggunakan cat pilok warna hitam. Ada tulisan ‘OTT KPK’ dan ‘OTT Pemeras Rakyat’.

Selain di kedua kecamatan, baligo caleg Nasdem juga dirusak di daerah Maleber dan Leles, Kecamatan Karangtengah, Jalan Perintis Kemerdekaan (Jebrod), dan Jalan Arif Rahman Hakim.

Ketua Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan Pacet Yudi Dharmawan mengatakan, berdasarkan pantauan Pengawas Lapangan, ada dua baligo yang dirusak.

“Hari hujan, jadi kita belum maksimal untuk melakukan pengawasan terhadap baligo Nasdem tersebut,” kata Yudi saat dihungungi wartawan melalui telepon selularnya, Minggu (16 Desember 2018).

Yudi mengaku belum tahu persis kapan perusakan baligo Nasdem tersebut terjadi, namun berdasarkan pantauan dari Panwascam Pacet ada dua baligo Nasdem yang dirusak dengan cara dicurat-coret.

“Kalau berdasarkan panwas desa, tadi sekitaran pukul 14.12 WIB ada dua baligo yang dirusak, yakni di Persimpangan Pacet Sate Sari Asih yang bertuliskan OTT KPK dan satu lagi di wilayah Desa Cibodas,” katanya.

Yudi mengatakan, pihaknya siap menerima laporan bagi Partai Nasdem yang ingin menindaklanjuti adanya perusakan baligo tersebut.

“Kami terbuka bagi Partai Nasdem yang ingin melaporkan adanya perusakan baligo tersebut,” ujarnya.

Menurutnya, pihaknya akan terus melakukan pengawasan di setiap wilayah di Kecamatan Pacet. Yudi mengaku hingga saat ini di wilayah Kecamatan Pacet baru ada dua baligo Nasdem yang dirusak orang tak bertanggung jawab tersebut.

“Kita akan terus berupaya dan masih mencari ada berapa baligo Nasdem yang rusak,” katanya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kabupaten Cianjur Usep Zawari, mengaku baru mengetahui informasi ada alat peraga kampanye peserta pemilu yang dirusak. Menurutnya hingga saat ini belum ada yang melaporkan secara resmi ke Bawaslu atas peristiwa adanya pengrusakan APK dimaksud.

“Waduh, kita baru tahu kalau ada perusakan baligo peserta Pemilu dari Partai Nasdem. Hingga saat ini kita belum menerima laporan secara resmi ke Bawaslu terkait peristiwa adanya perusakan APK yang dimaksud,” katanya. (daz)

Comments

comments