Lord Atep: Pemerintah Cianjur Kurang Respons

0
102

CIANJUR, patas.id – Pemain senior Persib Bandung, Atep Rizal, menganggap Pemerintah Kabupaten Cianjur saat ini kurang respons terhadap pembinaan sepakbola di Cianjur. Akibatnya, potensi pemain menjadi tidak ada kemajuan alias stuck.

“Saya sangat menyayangkan pemerintah saat ini kurang perhatian sehingga potensi pemain sepakbola tidak muncul,” ujar mantan kapten tim Maung Bandung yang biasa disapa bobotoh dengan sebutan Lord Atep ini.

Salah satu yang menjadi sorotan Atep adalah masalah fasilitas seperti lapangan. Makanya, dia sangat mengapresiasi ketika pihak swasta mau membangun fasilitas lapangan minisoccer. Salah satunya adalah Boys Minisoccer (BMS) di Jalan KH Abdullah Bin Nuh, Cianjur.

“Saya lihat pihak swasta mau bergerak, masa pemerintahnya tidak. Sayang kalau potensi muda Cianjur tidak dibina,” kata dia.

Atep pun mengapresiasi langkah yang diambil Danial Boy yang mau membangun fasilitas stadion minisoccer dan menggelar turnamen BMS Januari 2019 mendatang.

”Sebetulnya saya pun berkeinginan untuk mengikuti jejak Kang Danial memiliki fasilitas sepakbola. Namun, saat ini masih terbentur dana. Berbeda dengan Kang Danial yang punya keinginan kuat memajukan persepakbolaan khususnya di Kabupaten Cianjur serta ditopang dengan dana yang mumpuni, “ tutur Atep.

Pemilik BMS, Danial Darmawan, mengungkapkan, dia membangun lapangan minisoccer sekaligus menggelar turnamen BMS Cup 2019 untuk mencari bibit-bibit pemain sepakbola potensial yang dapat mengharumkan nama Cianjur.

“Kita tahu, Cianjur kan memiliki atlet-atlet sepokbola berprestasi dan berkiprah di tingkat nasional. Untuk itu kita terus cari atlet-atlet yang berpotensi agar dapat mengharumkan nama Kabupaten Cianjur,” ungkap Danial, saat menggelar jumpa pers di My Caffe, Jumat (14 Desember 2018).

Turnamen BMS Cup 2019, kata Danial, rencananya akan berlangsung pada tanggal 9 Januari 2019 mendatang dan sekaligus mulai dibukanya Boys Mini Soccer Stadium. (daz)

Comments

comments