Kasus Dugaan Pidana Pemilu AA Naik ke Tingkat Penyidikan

0
48

CIANJUR, patas.id – Penyidik Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu) Kabupaten Cianjur menaikan status perkara pelanggaran pidana pemilu yang dilakukan salah seorang calon anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Partai Nasdem daerah pemilihan (Dapil) Cianjur 2 berinisial AA dari tahap penyelidikan menjadi tahap penyidikan.

Kasat Reskrim Polres Cianjur, AKP Achmad Gunawan, menjelaskan, proses penaikan tahapan tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan para saksi, dan beberapa kali gelar yang dilakukan di Sentra Gakkumdu Kabupaten Cianjur.

Hingga saat ini, lanjut Achmad, baru satu perkara pelanggaran pidana pemilu yang naik dari tahap penyelidikan ke tahap penyidikan. Sementara yang lainnya masih dalam tahap klarifikasi.

Sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Cianjur menemukan dugaan pelanggaran pidana pemilu berupa pembagian paket sembako yang dilakukan salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Cianjur dari Partai Nasdem Dapil Cianjur 2 berinisial AA. Dugaan kejadian itu terjadi di Desa Nyalindung, Kecamatan Cugeunang, Kabupaten Cianjur.

Dalam peristiwa tersebut AA selaku caleg diduga melanggar UU Nomor 7 Tahun 2017 pasal 523 ayat (1) dengan ancaman sebagaimana dimaksud dalam pasal 280 ayat 1 huruf J dipidana dengan pidana penjara paling lama dua tahun dan denda paling banyak Rp 24 juta.

Adapun pasal 280 ayat 1 huruf J menyatakan, pelaksana, peserta, dan tim kampanye dilarang menjanjikan atau memberikan uang atau materi lainnya kepada peserta pemilu. (daz)

Comments

comments